Breaking News
Memuat breaking news...

Kapolda Aceh di Tol Padang Tiji, Arus Balik Dipastikan Terkendali

Redaksi
Redaksi
Selasa, 24 Maret 2026 - 5.57 PM WIB
Kapolda Aceh di Tol Padang Tiji, Arus Balik Dipastikan Terkendali
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SIGLI (Waspada.id): Kehadiran Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. di pintu Tol Padang Tiji, Senin (23/3/2026) malam, menjadi penanda kuat bahwa arus balik Idulfitri 1447 Hijriah tidak dibiarkan berjalan tanpa kendali. Aparat hadir langsung di titik simpul pergerakan, memastikan lalu lintas tetap aman, tertib dan terkendali.

Didampingi Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK., MIK., peninjauan tersebut menegaskan bahwa pengamanan arus balik tidak cukup hanya mengandalkan rutinitas.

Ia membutuhkan kehadiran nyata, pengawasan langsung, dan ketegasan di lapangan. Tol Padang Tiji pun menjadi barometer, di sanalah kendali diuji, di sanalah kesiapan dibuktikan.

Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. menegaskan, seluruh personel harus mampu memastikan arus balik berjalan aman dan terkendali, dengan mengedepankan pelayanan humanis.

“Arus balik ini menjadi perhatian utama. Personel harus siaga, responsif, dan mampu memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat,” tegasnya.

Fakta di lapangan memperkuat urgensi itu. Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK., MIK. mengungkapkan, sebanyak 116.896 kendaraan melintasi gerbang Tol Padang Tiji selama periode mudik dan arus balik.

“Arus mudik 85.229 kendaraan dan arus balik 31.667 kendaraan. Khusus 23 Maret, 17.206 kendaraan melintas. Ini menunjukkan peningkatan signifikan,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan indikator bahwa kendali atas arus balik tidak boleh longgar. Karena itu, personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, dan unsur terkait lainnya ditempatkan di berbagai titik strategis.

“Kami pastikan pengamanan tidak hanya di jalur utama, tetapi juga di kawasan wisata dan pusat keramaian masyarakat,” jelas AKBP Jaka Mulyana, SIK., MIK.

Pengamanan difokuskan di Pantai Pelangi Sigli, Pantai Mantak Tari, Waterpark Benteng Sigli, hingga kawasan arung jeram di Kecamatan Mane. Sementara titik rawan kemacetan seperti Pasar Grong-Grong, Pasar Caleu, dan Beureunun menjadi perhatian dalam pengaturan lalu lintas.

Langkah Kapolda Aceh yang turut menyerahkan paket Lebaran kepada petugas menjadi penguat bahwa pengendalian arus balik tidak hanya soal teknis, tetapi juga soal moral dan semangat personel di lapangan.

Pada akhirnya, arus balik yang terkendali bukanlah hasil kebetulan. Ia lahir dari kehadiran, kesiapan, dan keseriusan aparat. Dan di Tol Padang Tiji, pesan itu ditegaskan: polisi tidak hanya mengatur, tetapi benar-benar mengawal.( id69)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement