Aceh

Program Green Leadership di Aceh, Kapolda Marzuki: Kami Siap Bantu

Program Green Leadership di Aceh, Kapolda Marzuki: Kami Siap Bantu
Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Marzuki Ali Basyah, menerima tim Institut Hijau Indonesia di Sentra Kopi, Banda Aceh, pada Kamis (26/03/2026).
Kecil Besar
14px

BANDA ACEH (Waspada.id): Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Marzuki Ali Basyah, menerima tim Institut Hijau Indonesia di Sentra Kopi, Banda Aceh, pada Kamis (26/03/2026). Berdiskusi ringan mengenai lingkungan hidup di Aceh, anak-anak muda pecinta lingkungan hidup ini mengapresiasi program Green Policing Polda Aceh.

Kapolda Marzuki menjelaskan melestarikan lingkungan hidup itu penting sekali. “Saat ini, kita sedang memetakan seluruh titik longsor pada saat bencana banjir dan Kawasan bekas tambang, nanti di situlah kita menanam berbagai bibit pohon,” kata Kapolda Marzuki.

Kapolda Marzuki didampingi Irwasda Polda Aceh Kombes Pol Djoko Susilo, Karorena Polda Aceh Kombes Pol R Dadik Junaedi Supri Hartono, Dirresnarkoba Polda Aceh Kombes Pol Shoberman, Dirbinmas Polda Aceh Donny Siswoyo, Kabidpropam Polda Aceh Kombes Pol Bulang Bayu Samudra, dan Staf Ahli Kapolda Aceh Dr Nurlis Effendi.

Diskusi dengan para pemuda pecinta lingkungan ini berlangsung akrab. Mereka dikoordinir oleh Program Leader Institut Hijau Indonesia Ichlasul Amal. Saat ini mereka sedang menjalankan program Green Leadership Indonesia. Tujuan bertemu dan berdiskusi dengan Kapolda Marzuki untuk mengembangkan wawasan mengenai lingkungan hidup di Aceh.

Kapolda Marzuki menjelaskan bahwa kerusakan lingkungan hidup di Aceh bukanlah sebuah persoalan yang tidak bisa ditangani. “Sangat bisa, dan jalan untuk itu juga tidak rumit. Hanya perlu kemauan dan tekad bersama,” kata jenderal bintang dua ini lagi.

Menurut Kapolda Marzuki, penanganan kerusakan hutan akan lebih mudah lagi jika dilaksanakan secara bersama-sama. “Kerjasama model pentahelix. Jika itu yang terjadi maka berbagai persoalan dapat ditangani dengan baik dan berkelanjutan,” kata Kapolda Marzuki.

Secara internal Polda Aceh, kata Kapolda Aceh ini lagi, program perlingan lingkungan hidup ini sudah berjalan sejak September 2024. “Kita mulai dari hal-hal kecil. Misalnya, kita sudah menerapkan untuk setiap acara resmi, kita bukan lagi mengirimkan papan bunga atau sejenisnya, namun mengirimkan bibit pohon yang diberi tanda ucapan selamat,” katanya.

Selain itu, kata Kapolda, pada setiap acara-acara resmi akan selalu diselipkan penanaman pohon. “Kita juga sedang menggalakkan penanaman mangrove untuk menghidupkan lagi ekosistem pesisir,” katanya lagi.

Karena itu, Kapolda Marzuki menyambut baik anak-anak muda yang tergabung dalam Institut Hijau Indonesia untuk bersama-sama merawat lingkungan hidup. “Mari kita galakkan bersama-sama. Kita jaga lingkungan hidup untuk masa depan kita juga,” katanya.

Ichlasul Amal mengapresiasi program Kapolda Aceh yang berkaitan dengan lingkungan hidup. “Kami sangat berterimakasih pada Kapolda Aceh,” katanya. Selain itu, kata Ichlasul, timnya segera akan membuat perencanaan kegiatan bersama Polda Aceh. “Kapolda Aceh memberi jadwal untuk kegiatan bersama ini pada Juli mendatang,” katanya.

Secara terpisah, Anggota Komisi III DPR-RI Dr Nasir Djamil, juga mengapresiasi Kapolda Aceh yang sangat terbuka dengan berbagai kalangan untuk bekerjasama. “Bahkan dengan anak-anak muda pun beliau menyambutnya dengan baik. Hayeu Kapolda Aceh,” kata Doktor Nasir.(rel)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE