LHOKSEUMAWE (Waspada.id) : Pemerintah Kota Lhokseumawe menargetkan nilai transaksi perputaran uang pada kegiatan Bazar Ramadhan 1447 H yang akan dibuka resmi oleh Menteri Ekonomi kreatif RI mencapai senilai Rp2 miliar.
Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Bazar Ramadhan Kota Lhokseumawe Habibilah, SE, Senin (23/2) kepada Waspada.id, di tengah kesibukannya mempersiapkan kegiatan untuk menyambut menteri.
Dikatakannya, Bazar Ramadhan yang dimulai 25 Febuari hingga 1 Maret mendatang, diikuti banyak para pelaku UMKM tradisional dan modern. “Maka tentunya dengan adanya kerja sama yang baik dengan semua pihak, Insyaallah transaksi pelaksanaan bazar bisa mencapai Rp2 miliar. Sedangkan jumlah pengunjung diproyeksikan sekitar 2.000 orang per hari”.

Habibilah mengaku optimis target transaksi dan jumlah kunjungan selama pelaksanaan Bazaar Ramadhan dapat tercapai, melalui sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat
Habibilah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar bazar, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas. “Momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi rakyat, khususnya pelaku UMKM lokal agar semakin berkembang dan bangkit pascabencana banjir dan longsor Aceh. Bazar ini juga menjadi wadah promosi produk lokal agar lebih dikenal luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Jelang kehadiran Menteri Ekonomi dan Kreatif RI, kini lokasi Bazar Ramadhan telah dipadati pengunjung yang menyerbu berbagaI jenis sajian menu berbuka puasa hasil produksi lokal yang dijajakan pelaku UMKM di Jalan T. Hamzah Bendahara Kec. Banda Sakti., Senin (23/2).
Meski suasana semakin ramai, namun para pengunjung tampak tetap leluasa untuk menghampiri setiap lapak dagang. Bahkan di lokasi itu kini masyarakar juga telah memiliki kebiasaan unik baru. Mereka tidak hanya datang bersama keluarga ke lokasi Bazar tapi sekalian membawa tikar yang dijadikan sebagai alas untuk bisa menggelar bukber. Sehingga tidak heran bila banyak melihat pamandangan warga duduk santai bersama keluarga diatas tikar.
Selain bazar, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan berbagai agenda pendukung seperti Kegiatan Sosial Ramadhan, Panggung Kreativitas & Dakwah, Aneka Perlombaan Religi yang koordinasinya di bawah Dinas Syariah Islam kota Lhokseumawe serta kampanye belanja produk lokal.
Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk berbelanja sekaligus mendukung produk-produk lokal agar semakin berdaya saing dan membangkitkan kembali UMKM lokal Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor Aceh. (id72)











