Breaking News
Memuat breaking news...

Kemenhaj Pastikan 37 Jamaah Umrah Lewat Riyadh Selamat

Redaksi
Redaksi
Senin, 12 Oktober 2026 - 6.30 PM WIB
Kemenhaj Pastikan 37 Jamaah Umrah Lewat Riyadh Selamat
Jubir Kemenhaj RI Ichsan Marsha. (waspada/ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada): Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan tidak ada jamaah umrah Indonesia yang menjadi korban serangan di Arab Saudi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah. Berdasarkan data hingga 9 Oktober 2026, tercatat 37 jamaah umrah Indonesia berangkat dan pulang melalui Bandara Internasional King Khalid, Riyadh.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Ichsan Marsha mengatakan, keselamatan jamaah umrah Indonesia menjadi prioritas pemerintah dalam menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut.

“Berdasarkan komunikasi yang kami jalin, baik bersama Kementerian Luar Negeri maupun KBRI Riyadh, alhamdulillah tidak ada jamaah umrah yang menjadi korban dalam serangan tersebut,” ujar Ichsan, Senin (12/10).

Ia mengimbau jamaah umrah Indonesia yang saat ini berada di Arab Saudi agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Jamaah juga diminta membatasi perjalanan yang tidak mendesak, menghindari lokasi rawan, serta mematuhi arahan otoritas setempat.

Jamaah diharapkan memprioritaskan kegiatan ibadah di Makkah dan Madinah serta terus berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) untuk memperoleh informasi dan bantuan yang diperlukan.

Ichsan juga meminta seluruh penyelenggara perjalanan umrah memantau kondisi jamaah secara berkala, memberikan pendampingan, serta segera menyampaikan informasi apabila terjadi perubahan jadwal penerbangan maupun rencana perjalanan.

“Keselamatan jamaah harus menjadi perhatian utama. Pastikan jamaah dapat menghubungi petugas saat membutuhkan bantuan,” katanya.

Sementara itu, calon jamaah umrah yang belum berangkat diminta memastikan status penerbangan dan kesiapan perjalanan bersama pihak travel. Mereka juga diimbau mengikuti informasi resmi dan arahan pemerintah sebelum mengambil keputusan terkait keberangkatan.

Kepada keluarga jamaah di Tanah Air, Ichsan meminta agar tetap tenang, menjaga komunikasi dengan jamaah dan penyelenggara perjalanan, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Informasi perkembangan situasi keamanan dapat dipantau melalui kanal resmi Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Luar Negeri, KBRI Riyadh, KJRI Jeddah, serta otoritas Arab Saudi.

“Tetap tenang, tetap waspada, dan utamakan keselamatan. Semoga Allah SWT melindungi seluruh jamaah dan melancarkan ibadah serta perjalanan mereka,” ujar Ichsan.

Kelompok Houthi dari Yaman melancarkan serangan menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone yang menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh serta fasilitas lainnya di Arab Saudi. Serangan terjadi secara beruntun, termasuk pada 8 Oktober dan 10–11 Oktober 2026, menyasar Terminal 3 Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Bandara King Fahd di Dammam, serta fasilitas minyak Aramco.(id11)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement