Breaking News
Memuat breaking news...

19 Rumah Bantuan Stimulan Pascabencana di Desa Sentang

Redaksi
Redaksi
Rabu, 8 Juli 2026 - 11.27 AM WIB
19 Rumah Bantuan Stimulan Pascabencana di Desa Sentang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BATUBARA (Waspada.id): Bupati Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., meninjau pelaksanaan bantuan stimulan pembangunan rumah pascabencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Desa Sentang, Kecamatan Nibung Hangus, Selasa (7/7).

Bupati memastikan proses pembangunan rumah bagi masyarakat penerima bantuan berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Peninjauan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Batubara dalam mengawal pemulihan pascabencana serta memastikan masyarakat segera kembali menempati hunian yang layak dan aman.

19 Rumah bantuan stimulan di Desa Sentang terdiri 14 kategori rusak ringan dan lima rusak sedang. Bantuan tersebut merupakan wujud sinergi antara Pemkab Batubara dan BNPB dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak bencana.

Bupati Baharuddin juga berkesempatan berdialog langsung dengan warga penerima bantuan untuk mendengarkan perkembangan pembangunan sekaligus menyerap berbagai masukan dan kendala yang dihadapi selama proses pelaksanaan.

Dalam kaitan ini Pemkab Batubara akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui BNPB agar seluruh bantuan dapat tersalurkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut mendampingi Bupati Batubara dalam kunjungan ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Plt. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim dan LH), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Camat.(id39)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement