2.088 Mahasiswa Unimed KKN di Deliserdang2.088 Mahasiswa Unimed KKN di Deliserdang

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang menerima sebanyak 2.088 mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) yang akan melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Alun-Alun Pemkab setempat, Senin (6/7/26).
Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Hanip Fahri, menyampaikan apresiasi kepada Unimed yang kembali mempercayakan Deliserdang sebagai lokasi pelaksanaan KKN yang akan berlangsung pada 6 Juli 2026 sampai 15 Agustus.
Ribuan mahasiswa tersebut ditempatkan di 51 desa yang tersebar di sembilan kecamatan yakini dan Kecamatan Percut Seituan sebanyak 532 mahasiswa, Namo Rambe dan Tanjung Morawa masing-masing 287 mahasiswa, Batang Kuis 246 mahasiswa, Beringin 202 mahasiswa, Pancur Batu 164 mahasiswa, Deli Tua dan Patumbak masing-masing 123 mahasiswa, serta Biru-Biru 122 mahasiswa. Setiap desa akan ditempatkan sekitar 40–41 mahasiswa.

Bupati Deliserdang dalam sambutannya yang disampaikan Hanip Fahri mengatakan, KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Selain menjadi bagian dari proses akademik, KKN juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung menghadapi persoalan masyarakat sekaligus memberikan solusi yang bermanfaat.
"Kehadiran adik-adik mahasiswa menjadi energi baru bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di tingkat desa. Kami berharap ilmu, kreativitas, dan inovasi yang dimiliki dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Bupati.
Ia menegaskan, Pemkab Deliserdang terus mendorong pembangunan yang sehat, maju, dan berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pihak. termasuk perguruan tinggi. Karenanya, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik diharapkan terus diperkuat.

Kepada para peserta KKN, Ia berpesan agar membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, menghormati adat dan kearifan lokal, serta mengedepankan sikap disiplin, rendah hati, dan semangat melayani.
"Jadilah agen perubahan yang menghadirkan ide dan inovasi sederhana yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Keberhasilan KKN bukan diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat," pesannya.
Turut hadir Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Medan, Tansa Trisna Astono Putri,Wakil Dekan Bidang Akademik FMIPA, Unimed Lasker P Sinaga, Wakil Dekan Bidang Akademik FIP Unimed, Silvia Mariah Handayani, para dosen pembimbing lapangan, camat, kepala desa lokasi KKN, serta tamu undangan lainnya. (Id.28)






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda