Breaking News
Memuat breaking news...

6 Atlet Pencak Silat Moccak Pakpak Aceh Singkil Tanding Ke Malaysia

Redaksi
Redaksi
Senin, 21 September 2026 - 7.59 PM WIB
6 Atlet Pencak Silat Moccak Pakpak Aceh Singkil Tanding Ke Malaysia
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

ACEH SINGKIL (Waspada.id): Enam atlet pencak silat Aceh Singkil, Aceh yang dilatih khusus ala Moccak Pakpak (ilmu bela diri etnis Pakpak) oleh Gunawan Berutu akan mengikuti Kejuaraan Silat Internasional di Malaysia, 25-29 September.

Prosesi pelepasan dilakukan Camat Simpang Kanan, Jepri Mahardika Manik, S.STP dihadiri unsur Muspika, Mukim Kota Batu, Kepala Desa Kuta Tinggi, Kepala Desa Guha, Pj. Kepala Desa Kuta Batu, Kepala Puskesmas Kuta Tinggi, Pembina PB Tampak Cimbe Kabeaken dan undangan lain di Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil oleh PB Perkumpulan Silat Moccak Pakpak Tradisional (Tampak), Sabtu (19/9).

Pengurus Utama Tampak, Penatar L. Berutu, SE, SST, MI.Kom, mengatakan enam atlet tersebut akan bertanding di ajang internasional bergengsi, FIFTY7K International Open Championship/Silat Champions Cup 2026 tanggal 25 sampai 29 September 2026 di Selangor, Malaysia.

Dikatakan, pelepasan berlangsung sakral dan penuh dengan nuansa kebudayaan, menggambarkan simbol semangat juang yang membara.

Latar banner menampilkan Sang Saka Merah Putih, siluet pesilat yang tegas, kobaran api semangat dan ikon Patung Dewa Murugan Batu Caves Malaysia disebut bukan sekadar visual, melainkan sebuah pernyataan tegas 'Moccak Pakpak' Siap Mendunia.

Menurut Penatar, sebagai bentuk komitmen menjaga kearifan lokal, pelepasan atlet diawali dengan prosesi Adat Pemberian Makan Pelleng (makanan khas Pakpak), dipandu Tokoh Adat, Mesin Tumangger.

Lalu makan Pelleng bersama dimaknai sebagai simbol penyemangat, penambah keberanian serta pemicu jiwa juang bagi para atlet yang akan bertanding.

Turut dilakukan peusijuk (tepung tawar), sebagai bentuk doa keselamatan, penyucian hati dan permohonan restu agar seluruh atlet atau kontingen mendapat perlindungan dan kemudahan selama bertanding hingga kembali ke tanah air.

Enam atlet, kategori kelas tanding dan asal sekolah atlet tersebut, Ega Franta Manik (Kuta Tinggi), kategori Pra Dini, Kelas D (27–30 kg) dan Anindita Fitiya Manik (Lae Ripe), kategori Dini, Kelas G (42–45 kg), keduanya asal SDN Kuta Batu.

Lalu, Enika Latisa Manik (Kuta Tinggi), kategori Pra Remaja, Kelas E (46–50 kg), Asal SMA Negeri Unggul Subulussalam, Wahyuni Harefa (Kuta Tinggi), kategori Pra Remaja, Kelas F (50–54 kg) Asal SMP Negeri 2 Simpang Kanan, Rosita Br Boang Menalu (Kuta Tinggi), kategori Pra Remaja, Kelas H (58–62 kg), asal SD Negeri Kuta Batu dan Kipidas Manik (Guha), kategori Remaja, Kelas B (43–47 kg) asal SMA Negeri 1 Simpang Kanan.

Menurut Penatar, selain dirinya, ikut bersama kontingen Pelatih/Coach Gunawan Berutu dan seorang perwakilan orang tua atlet.

Dalam arahannya, Camat turut mendoakan dan motivasi para atlet agar bertanding penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas dan tetap menjaga marwah budaya Pakpak di negeri orang.

Menurut Camat Jepri, moccak bukan sekadar bela diri, tetapi identitas dan marwah sebagai orang Pakpak. Bertanding bukan semata-mata untuk menang, tetapi untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Moccak Pakpak ada dan bisa tampil ke tingkat internasional.

"Berangkat ke Malaysia dari Aceh Singkil besok, Selasa 22 September menuju melalui KNIA ke Kuala Lumpur, Rabu pagi dengan Pesawat Batik Air," pesan WA Penatar Berutu, Senin (21/9), berharap atlet Moccak Pakpak binaan PB Tampak bisa merebut medali emas, ke depan mendapat dukungan dari pemerintah daerah.

Sumber juga menyebut jika pendanaan keberangkatan atlet secara patungan karena belum mendapat dukungan dana dari Pemkab dan KONI setempat. (id130)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement