674 Mahasiswa Baru UM-Tapsel Ikuti PKKMB, Rektor Tekankan Penguatan Mental dan Karakter

P. SIDIMPUAN (Waspada.id): Sebanyak 674 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UM Tapsel) dari berbagai Program Studi (Prodi) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 dari tanggal 5 sampai 8 Oktober 2026.
Kegiatan pengenalan kampus sekaligus penguatan mental dan karakter mahasiswa baru tersebut secara resmi dibuka Rektor UM Tapsel, Assoc. Prof. Dr. Darliana Sormin, M.A., yang ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon ke udara di lapangan kampus UM-Tapsel, Jl. Sutan Mohd. Arief, Padangsidimpuan, Senin (5/10/2026).
Pembukaan PKKMB ini dihadiri Ketua BPH UM Tapsel, Dandim 0212/TS, mewakili Wali Kota Padangsidimpuan, Polres Padangsidimpuan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Padangsidimpuan, Drs. Yeddi Efendi Sipayung, M.Pd., serta jajaran Wakil Rektor, Dekan, Ketua Prodi, dan seluruh civitas akademika UM-Tapsel.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UM Tapsel, Mukhlis Hasibuan, S.P., M.M.A., dalam laporannya menyebutkan, 674 mahasiswa baru yang mengikuti PKKMB UM Tapsel Tahun Akademik 2026/2027 merupakan mahasiswa baru di lima fakultas yang ada di UM Tapsel.

Ketua Panitia PKKMB UM-Tapsel 2026 menyerahkan data peserta PKKMB kepada Master of Training (Master) pada pembukaan PKKMB, Senin (5/10/2026). Waspada.id/Ist.
Secara terperinci, Mukhlis Hasibuan menjelaskan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 192 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 66 mahasiswa, Fakultas Hukum 74 mahasiswa, Fakultas Sains dan Teknologi 272 mahasiswa, serta Fakultas Agama Islam 70 mahasiswa.
Pelaksanaan PKKMB tersebut menjadi momentum bagi UM-Tapsel untuk memberikan pengenalan lingkungan akademik sekaligus pembekalan terhadap mahasiswa baru tentang dunia akademik, termasuk pembekalan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan kepada seluruh mahasiswa baru.
Rektor UM Tapsel, Assoc. Prof. Dr. Darliana Sormin, M.A., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan memuji mahasiswa baru yang telah menjatuhkan pilihan melanjutkan pendidikan tinggi di UM-Tapsel.
Ia menekankan bahwa memasuki perguruan tinggi bukan sekadar perpindahan status dari siswa menjadi mahasiswa, tetapi merupakan fase penting untuk membangun kemandirian, pola pikir, dan kesiapan menghadapi kehidupan yang lebih kompleks.
Karena itu, Rektor menekankan, di samping mampu beradaptasi dengan budaya akademik dan kehidupan kemahasiswaan di perguruan tinggi, mahasiswa baru juga perlu penguatan mental dan karakter.
“Menjadi mahasiswa membutuhkan kesiapan. Bukan hanya kesiapan mengikuti perkuliahan, tetapi juga kesiapan membangun karakter, bertanggung jawab, dan mengambil peran di tengah masyarakat,” tuturnya.
Melalui PKKMB tersebut, 674 mahasiswa baru diharapkan tidak berhenti pada kemampuan mengenal lingkungan kampus. Lebih jauh, mereka diharapkan memahami sistem akademik, mengenali ruang pengembangan diri dan kemahasiswaan, serta mampu membangun karakter sebagai bagian dari keluarga besar UM-Tapsel.

Rektor UM Tapsel, Assoc. Prof. Dr. Darliana Sormin, M.A., bersama unsur Forkopimda foto bersama usai pembukaan PKKMB UM-Tapsel, Senin (5/10/2026). Waspada.id/Ist.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM-Tapsel, Dr. Lazuardi Harahap, M.A., turut mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan kampus sebatas tempat mengejar gelar akademik.
Menurutnya, perguruan tinggi harus dimanfaatkan sebagai ruang memperluas wawasan, membentuk karakter, mengasah kemampuan berorganisasi, serta mengumpulkan pengalaman sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemko Padangsidimpuan, Harnovil Harun, S.T., mewakili Wali Kota P. Sidimpuan, mengapresiasi pelaksanaan PKKMB UM Tapsel sebagai langkah awal dalam membentuk generasi muda berkualitas.
"Pendidikan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendukung visi Padangsidimpuan sebagai kota pendidikan. Kolaborasi pemerintah daerah dengan perguruan tinggi penting untuk melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki iman, karakter, dan kepedulian sosial," katanya. (id46)


















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda