Breaking News
Memuat breaking news...

8 Kali Dipenjara, Pelarian 'Bang Jago' Kandas Diterjang Peluru

Redaksi
Redaksi
Kamis, 7 Mei 2026 - 11.32 AM WIB
8 Kali Dipenjara, Pelarian 'Bang Jago' Kandas Diterjang Peluru
Kompol Rafli Yusuf Nugraha (kanan kaca mata) menginterogasi pelaku narkoba.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Pelarian 'Bang Jago' akhirnya terhenti setelah ditangkap petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan.

Residivis yang 8 kali dipenjara ini kandas setelah diterjang timah panas milik petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan, Senin (4/5/26).

Tindakan tegas dan terukur dilakukan petugas karena pelaku melawan saat akan disergap di bantaran Rel Kereta Api (KA) kawasan Tembung.

Pelakunya berinisial ARN, 55, warga Jalam Prof HM Yamin Medan, Kecamatan Medan Perjuangan.

Penangkapan pelaku dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha SH SIK MIP dalam keterangan via Aplikasi Whatsapp Rabu (6/5/26) sore.

Saat ditangkap kata Kasat, petugas menyita lebih dari 100,40 gram sabu, dan uang kontan Rp1.040.000 diduga uang hasil penjualan narkoba.

Saat penangkapan pelaku melawan dan berupaya menyerang petugas, sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur.

Rafli mengungkapkan, pelaku merupakan pengedar narkoba yang biasa beroperasi di bantaran Rel KA kawasan Tembung.

"Kita terpaksa melumpuhkan pelaku, karena dia (pelaku) melawan petugas,” ungkap Rafli didampingi Kanit Idik 3, Iptu Berry Anggara SH MH.

Ditambahkan Rafli, pelaku adalah residivis, dan bahkan sudah delapan kali dipenjara karena beragam kasus kriminal yang berbeda yakni kasus rayap besi, hingga Curas (pencurian dengan kekerasan).

“Pelaku ini berstatus residivis, bahkan sudah pernah 8 kali dipenjara,” tambahnya.

Satres Narkoba Polrestabes Medan masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lainnya yang terlibat dalam jaringan pelaku baik sebagai pemasok maupun sebagai kaki tangan pelaku.

“Kasus ini masih dikembangkan. Kami komit, dan sesuai arahan Bapak Kapolrestabes Medan, tidak ada ruang sekecil apapun untuk pelaku narkoba. Negara hadir, dan tidak boleh kalah dari para pelaku narkoba. Mereka merusak generasi penerus bangsa. Kami pastikan tindakan tegas akan kami berikan bagi siapapun yang mencoba menghalangi dan melawan petugas saat melakukan penindakan,” pungkas Kompol Rafli Yusuf Nugraha SH SIK MIP.(red)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement