Breaking News
Memuat breaking news...

Amankan Mudzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi, Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel

Redaksi
Redaksi
Jumat, 9 Oktober 2026 - 5.55 PM WIB
Amankan Mudzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi, Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel
Kesiapan 1.820 personel gabungan TNI-Polri dan unsur pemerintah daerah untuk pengamanan Mudzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Tahun 2026 pada 9–11 Oktober 2026 di Aula Meuligoe Polda Aceh, Jumat (09/10).Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BANDA ACEH (Waspada.id): Sebanyak 1.820 personel gabungan TNI-Polri dan unsur pemerintah daerah disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Mudzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Tahun 2026 pada 9–11 Oktober 2026.

Kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan di Aula Meuligoe Polda Aceh, Jumat (09/10/2026).

Apel dipimpin Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol. Teguh Priyambodo Nugroho dan diikuti personel dari berbagai instansi yang terlibat dalam pengamanan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian agenda internasional tersebut berlangsung aman, tertib, dan khidmat.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, apel kesiapan menjadi momentum untuk memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya, sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi selama kegiatan berlangsung.

“Pengamanan kegiatan berskala internasional ini membutuhkan kesiapan, kedisiplinan, dan sinergi seluruh personel. Kami ingin memastikan setiap rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, sehingga para ulama, peserta dari berbagai daerah dan negara, serta masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman,” ujar Joko.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel yang dikerahkan, tetapi juga oleh kualitas pelayanan petugas di lapangan.

Untuk itu, seluruh personel diharapkan menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan responsif, dengan tetap mengedepankan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.

Koordinasi lintas instansi juga menjadi perhatian, terutama dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan, mengatur kelancaran arus lalu lintas, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar lokasi tetap kondusif.

“Seluruh personel diharapkan melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing, mengedepankan pendekatan humanis, serta tetap waspada dan responsif terhadap setiap perkembangan situasi di lapangan,” tambahnya.

Polda Aceh bersama TNI dan unsur pemerintah daerah berkomitmen melaksanakan pengamanan terpadu selama Mudzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi Ke-II Tahun 2026 berlangsung.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada para ulama, peserta, tamu undangan, dan masyarakat, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan khidmat.

“Dengan kesiapan dan kerja sama seluruh unsur, kami berharap agenda internasional ini dapat berlangsung dengan baik serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pihak yang terlibat,” pungkas Joko.(Id74)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement