Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp30 Juta Untuk Rumah Singgah C-Four

BANDA ACEH (Waspada.id): Baitul Mal Aceh (BMA) menyalurkan bantuan sebesar Rp30 juta kepada Rumah Singgah Children Cancer Care Community (C-Four) Aceh, yang selama ini menjadi tempat persinggahan anak-anak penderita kanker, thalasemia, tumor, dan gagal ginjal dari berbagai daerah di Aceh.
Bantuan yang bersumber dari dana infak tersebut diserahkan Ketua Badan BMA, Tgk H Muhammad Yunus M Yusuf, SH (Abon Yunus), secara simbolis kepada pengelola Rumah Singgah C-Four Aceh, Ratna Eliza, di Jalan Sepat, Lampriet, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (22/9/2026) sore.
Turut mendampingi Anggota Badan BMA, Tgk. Mudawali Ibrahim, S.Ag., M.Pd., dan Kabid Pengumpulan BMA, Gunawan Phonna.
Abon Yunus mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah yang dititipkan masyarakat kepada BMA untuk disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak menerima.
“Ini merupakan amanah yang dititipkan kepada Baitul Mal Aceh melalui dana infak untuk kita salurkan kepada yang berhak. Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban anak-anak serta keluarga yang sedang menjalani pengobatan,” kata Abon Yunus.
Pada kesempatan itu, Abon Yunus juga menyerahkan bantuan secara pribadi berupa sejumlah kebutuhan pokok (sembako) dan uang jajan untuk anak-anak dan orang tua pasien yang tinggal di rumah singgah tersebut.
Ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki yang selama ini menunaikan zakat dan infaknya melalui BMA.
“Terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat dan infaknya kepada Baitul Mal Aceh. Semoga setiap rupiah yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi para mustahik dan membantu mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Pengelola Rumah Singgah C-Four Aceh, Ratna Eliza, menyampaikan terima kasih kepada BMA yang selama ini turut membantu keberlangsungan rumah singgah tersebut.
Menurut Ratna, C-Four Aceh telah sekitar 12 tahun mendampingi anak-anak penderita kanker, thalasemia, tumor, dan gagal ginjal yang membutuhkan pengobatan rutin di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSZA) Banda Aceh.
“Terima kasih kepada Baitul Mal Aceh yang selama ini sudah membantu Rumah Singgah C-Four dan para pasien. Bantuan ini sangat berarti, terutama untuk membeli obat dan membantu biaya transportasi pasien yang harus rutin berobat ke RSZA,” kata Ratna.
Ia menjelaskan, saat ini rumah singgah tersebut dihuni puluhan pasien, mayoritas anak-anak, bersama orang tua yang mendampingi selama menjalani pengobatan. Mereka berasal dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, terutama daerah yang jauh dari Banda Aceh.
“Karena harus berobat secara rutin ke RSZA, mereka membutuhkan tempat tinggal sementara. Rumah singgah ini menjadi tempat bagi pasien dan keluarga untuk tinggal selama proses pengobatan,” pungkasnya.(id66)















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda