Breaking News
Memuat breaking news...

Banda Aceh Catat Inflasi Tertinggi di Aceh pada Mei 2026, Sentuh 0,93 Persen

Redaksi
Redaksi
Rabu, 3 Juni 2026 - 4.50 PM WIB
Banda Aceh Catat Inflasi Tertinggi di Aceh pada Mei 2026, Sentuh 0,93 Persen
Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat inflasi Kota Banda Aceh mencapai 0,93 persen, jauh di atas rata-rata inflasi Aceh yang berada di angka 0,60 persen. Foto: Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BANDA ACEH (Waspada.id): Kota Banda Aceh mencatat inflasi bulanan tertinggi di Provinsi Aceh pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat inflasi di ibu kota provinsi itu mencapai 0,93 persen, jauh di atas rata-rata inflasi Aceh yang berada di angka 0,60 persen.

Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan menjadi faktor utama yang mendorong inflasi selama bulan Mei. Secara umum, komoditas yang paling dominan menyumbang inflasi di Aceh adalah tomat, cabai merah, bahan bakar rumah tangga, minyak goreng, serta nasi dengan lauk.

Berdasarkan data BPS yang dirilis pada Selasa (2/6/2026), seluruh daerah penghitungan inflasi di Aceh mengalami kenaikan harga pada Mei 2026. Namun, Banda Aceh menjadi daerah dengan tingkat inflasi tertinggi dibandingkan empat daerah lainnya yang menjadi sampel penghitungan.

Sementara itu, Kota Lhokseumawe mencatat inflasi bulanan terendah, yakni hanya 0,03 persen. Adapun daerah lainnya seperti Aceh Tengah, Aceh Tamiang, dan Meulaboh juga mengalami inflasi dengan tingkat yang lebih rendah dibandingkan Banda Aceh.

Secara keseluruhan, Provinsi Aceh mengalami inflasi sebesar 0,60 persen secara bulanan (month-to-month/m-to-m), ditandai dengan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 114,27 pada April menjadi 114,95 pada Mei 2026.

Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 0,96 persen dan memberikan andil sebesar 0,37 persen terhadap inflasi Aceh.

Sedangkan secara tahunan (year-on-year/y-on-y), Aceh mencatat inflasi sebesar 5,12 persen. Komoditas yang paling berpengaruh terhadap inflasi tahunan antara lain beras, emas perhiasan, nasi dengan lauk, sigaret kretek mesin (SKM), dan tomat.

Meski Banda Aceh mencatat inflasi bulanan tertinggi, inflasi tahunan tertinggi di Aceh justru terjadi di Kabupaten Aceh Tengah yang mencapai 6,09 persen. Sementara inflasi tahunan terendah tercatat di Meulaboh sebesar 3,99 persen.

Kondisi ini menunjukkan tekanan harga kebutuhan pokok masih menjadi faktor utama yang memengaruhi inflasi di berbagai daerah, termasuk Banda Aceh yang pada Mei 2026 menjadi wilayah dengan kenaikan harga paling tinggi di Aceh. (Hulwa)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement