Banjir Angkola Sangkunur Mulai Surut, Honda Bagikan Tips Pulihkan Kondisi Motor

MEDAN (Waspada.id): Berangsur surutnya genangan di sejumlah wilayah terdampak banjir termasuk Angkola Sangkunur membuat warga mulai kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sepeda motor yang sebelumnya terkena air dan lumpur pun mulai kembali dibutuhkan untuk menunjang mobilitas, sehingga kondisinya perlu diperhatikan sebelum digunakan kembali.
Banjir yang melanda Angkola Sangkunur pada 28 September 2026 sempat mencapai ketinggian sekitar satu meter. Bagi sepeda motor yang terdampak, kondisi setelah terkena genangan menjadi hal yang perlu diperiksa, terutama pada bagian-bagian kendaraan yang dapat terpengaruh oleh air dan lumpur.
Pengecekan awal dapat dilakukan sebelum motor kembali dinyalakan. Pengguna motor Honda dapat memastikan kondisi kendaraan terlebih dahulu dan memperhatikan beberapa bagian penting untuk mengetahui apakah motor masih dalam kondisi baik atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara melalui Senior Instructor Technical Service, Erwin Chandra, membagikan sejumlah hal yang dapat diperhatikan pemilik sepeda motor setelah kendaraan terkena banjir.
“Setelah air surut, pengguna disarankan tidak terburu-buru menyalakan motor, terutama kalau kendaraan sempat terendam cukup tinggi. Lakukan pengecekan awal terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada air yang masuk ke bagian-bagian penting kendaraan,” ujar Erwin, Rabu (30/9).
Pertama, jika sepeda motor sempat terendam cukup tinggi, pengguna sebaiknya tidak langsung menyalakan mesin. Air yang masuk ke bagian mesin perlu diperhatikan sebelum kendaraan kembali dioperasikan.
Motor dapat terlebih dahulu dipindahkan ke tempat yang kering untuk dilakukan pemeriksaan awal.
Jika ketinggian air mencapai bagian mesin, pemeriksaan lebih lanjut sebaiknya dilakukan sebelum kendaraan kembali digunakan.
Kedua, setelah berada di tempat yang aman, bagian luar sepeda motor dapat dibersihkan dari sisa lumpur dan kotoran. Area roda, bagian bawah kendaraan, serta bagian lain yang terkena genangan dapat diperiksa dan dibersihkan.
Pembersihan membantu menghilangkan sisa lumpur dan kotoran yang masih menempel setelah kendaraan terdampak genangan.
Ketiga, kondisi oli mesin juga menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan setelah sepeda motor terkena banjir. Air yang masuk ke dalam mesin dapat bercampur dengan oli dan menyebabkan perubahan warna, seperti menjadi lebih keruh atau menyerupai warna susu.
“Kalau oli terlihat berubah warna atau seperti tercampur air, sebaiknya jangan langsung digunakan. Kondisi tersebut perlu diperiksa dan oli diganti agar sistem pelumasan mesin tetap bekerja dengan baik,” jelas Erwin.
Kemudian, pengguna juga dapat melakukan pengecekan pada bagian yang mudah dijangkau, seperti filter udara, knalpot, serta komponen kelistrikan. Pastikan tidak ada air atau lumpur yang masih tertinggal dan berpotensi mengganggu fungsi kendaraan.
Sistem pengereman juga perlu diperhatikan sebelum motor kembali digunakan. Pastikan rem dapat bekerja dengan normal dan tidak terasa berbeda dari kondisi sebelumnya.
Lebih lanjut, untuk sepeda motor yang hanya terkena genangan ringan, pengecekan dan pembersihan awal dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Namun, jika kendaraan sempat terendam cukup tinggi atau ditemukan kondisi yang tidak normal, pemeriksaan lebih lanjut oleh teknisi diperlukan.
“Pengecekan di rumah bisa menjadi langkah awal untuk melihat kondisi motor. Tetapi kalau motor terendam cukup tinggi, sulit dinyalakan, atau ada fungsi kendaraan yang tidak normal, sebaiknya dibawa ke AHASS agar dapat diperiksa lebih menyeluruh oleh teknisi,” tambah Erwin.
Melalui jaringan AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) di Sumatera Utara, pengguna sepeda motor Honda dapat melakukan pemeriksaan dan perawatan sesuai dengan kondisi kendaraannya.
Dengan melakukan pengecekan pada beberapa bagian kendaraan dan memberikan penanganan sesuai kondisinya, pengguna dapat mengetahui langkah perawatan yang diperlukan sebelum kembali berkendara. (rel)















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda