Breaking News
Memuat breaking news...

Bank Muamalat Dukung Pembangunan Gedung Kolabora Kebaikan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 8 Oktober 2026 - 3.21 PM WIB
Bank Muamalat Dukung Pembangunan Gedung Kolabora Kebaikan
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memberikan dukungan pembiayaan bagi pembangunan Gedung Kolabora Kebaikan di Bandung, Jawa Barat, yang menjadi pusat kolaborasi, pemberdayaan, dan aktivitas sosial-keumatan.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BANDUNG (Waspada.id): PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus meneguhkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air. Kali ini, bank pertama murni syariah di Indonesia itu memberikan dukungan pembiayaan bagi pembangunan Gedung Kolabora Kebaikan di Bandung, Jawa Barat, yang menjadi pusat kolaborasi, pemberdayaan, dan aktivitas sosial-keumatan.

Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, langkah ini membuktikan peran Bank Muamalat yang tidak sekadar menjalankan fungsi intermediasi keuangan syariah. Sebagai pelopor bank syariah di Indonesia, Bank Muamalat bertekad menjadi mitra strategis bagi lembaga-lembaga yang fokus pada pemberdayaan dan memberikan manfaat luas bagi umat.

“Pemberdayaan ekonomi umat dan nilai-nilai kebaikan dapat terus kita sebarkan untuk kemaslahatan umat. Sebagai bank yang lahir dari umat, kami ingin terus hadir memberikan manfaat, dan turut memberdayakan serta mengembalikan sukses Bank Muamalat kepada umat,” ujar Ricky.

Melalui sinergi strategis dengan berbagai pihak dan lembaga filantropi, Bank Muamalat mengintegrasikan fungsi intermediasi keuangan dengan tanggung jawab sosial keagamaan demi mewujudkan kemandirian ekonomi umat secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, dukungan terhadap pembangunan Gedung Kolabora Kebaikan sebagai fasilitas publik dan sosial, juga sejalan dengan prinsip maqashid syariah yang diterapkan Bank Muamalat. Sebagai tempat berkumpulnya pemangku kepentingan untuk melahirkan gagasan, literasi dan edukasi ekonomi syariah, infrastruktur ini berfungsi sebagai wadah pengembangan akal (Hifzh al-‘Aql).

“Ketika gagasan tersebut bertransformasi menjadi program pemberdayaan sosial, ia akan membantu mengangkat taraf hidup masyarakat, yang secara tidak langsung melindungi jiwa (Hifzh an-Nafs) dari ketimpangan sosial,” imbuh Ricky.

Gedung Kolabora Kebaikan diharapkan menjadi pusat pertemuan para pemangku kepentingan untuk melahirkan kolaborasi, gagasan, dan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak luas serta berkelanjutan. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement