Breaking News
Memuat breaking news...

Bentuk Konkret Bela Negara Mahasiswa Berupa Kesungguhan Dalam Belajar

Redaksi
Redaksi
Selasa, 6 Oktober 2026 - 6.11 AM WIB
Bentuk Konkret Bela Negara Mahasiswa Berupa Kesungguhan Dalam Belajar
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PANYABUNGAN (Waspada.id): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan, di tengah kemajuan teknologi dan era digitalisasi bentuk konkret bela negara bagi mahasiswa adalah kesungguhan dalam belajar dan kemampuan berpikir kritis.

Hal tersebut disampaikan Bupati Saipullah saat membuka acara Seminar Bela Negara yang diinisiasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAIN Madina di aula kampus tersebut, Desa Pidoli Lombang, pada Senin (5/10/2026).

Saipullah menerangkan, ancaman terhadap bangsa saat ini sudah bergeser ke bentuk non-fisik seperti disinformasi, hoaks, intoleransi, polarisasi sosial, radikalisme, narkoba, dan kejahatan siber lain.

"Dulu, membela negara berarti siap mengangkat senjata, tapi hari ini membela negara juga berarti siap mengangkat ilmu, teknologi, dan karya," kata dia.

Lebih lanjut, Bupati Saipullah menjelaskan bela negara bukan sekadar konsep dalam buku. Melainkan wujud kesadaran masyarakat berupa tindakan nyata dalam menjaga persatuan.

Maka dari itu, dia meminta peran mahasiswa sebagai agen perubahan, pengetahuan, dan karakter berperan a ktif dalam ketahanan nasional. "Bentuk konkret bela negara bagi mahasiswa adalah belajar sungguh-sungguh, berpikir kritis, melawan hoaks, dan menggunakan media sosial secara bijak," sebut dia.

Sebagai kepala daerah yang paham dengan keberadaan mahasiswa, Saipullah mengaku terbuka mendengarkan gagasan, kritik, maupun masukan konstruktif dari kalangan kampus.

"Harapannya, mahasiswa tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah. Melainkan turut mengambil peran aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kemajuan dan menjadi solusi dari berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," tutur dia.

Sebelum menutup arahan, Bupati Saipullah mengingatkan bahwa masa depan bangsa ditentukan oleh kesiapan generasi mudanya. "Bela negara harus menjadi karakter dan budaya dalam kehidupan sehari-hari," pungkas dia.(id100)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement