Beras Bantuan 30 Kg Diterima 20 Kg, Warga Bukit Pepanyi Pertanyakan Pembagiannya

REDELONG (Waspada.id): Pembagian beras bantuan Bulog di Kampung Bukit Pepanyi, Kabupaten Bener Meriah, menjadi perhatian warga. Pasalnya, dari bantuan yang seharusnya diterima sebanyak 30 kilogram, warga yang memperoleh kupon disebut hanya menerima 20 kilogram.
Seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan, pembagian beras bantuan tersebut dilakukan oleh aparatur Kampung Bukit Pepanyi kepada sekitar 60 warga yang mendapatkan kupon.
“Iya benar ada pembagian beras. Yang mendapatkan kupon itu mendapat bantuan beras 30 kilo untuk warga Bukit Pepanyi, namun yang diberikan itu hanya 20 kilo. Menurut informasinya, beras yang 10 kilo akan diberikan kepada warga yang tidak mendapat kupon,” ujarnya, Jumat (25/9/2026).
"Yang difoto itu benar 30 kilo tapi yang diberikan hanya 20 kilo," tambahnya.
Menurutnya, persoalan pembagian tersebut juga menjadi perhatian karena penerima bantuan disebut bukan hanya warga yang tidak mampu. Ia mengatakan, terdapat warga yang masuk kategori mampu namun turut mendapatkan bantuan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pembagian beras tersebut bukan berasal dari Dinas Sosial.
“Itu bukan dari Dinsos. Dinsos tidak pernah membagikan beras bantuan tersebut,” ujar Hasyimi kepada Waspada.id.
Terpisah, Kepala Desa Bukit Pepanyi, Budi Santoso, membenarkan adanya pembagian beras bantuan Bulog kepada warga. Menurutnya, terdapat sekitar 62 kepala keluarga yang terdata sebagai penerima.
“Iya benar ada pembagian beras Bulog tadi, kurang lebih 62 KK yang terdata,” ujar Budi.
Dijelaskannya, tidak ada pemotongan bantuan. Namun, dari beras sebanyak 30 kilogram tersebut, 10 kilogram diambil untuk diberikan kepada warga yang tidak mendapatkan bantuan agar pembagiannya merata karena sebagian data warga belum masuk.
“Tidak ada pemotongan, hanya saja terkait pembagian yang 30 kilo itu diambil 10 kilo untuk orang yang tidak dapat agar pemerataan, karena datanya sebagian ada yang tidak masuk,” ujarnya.
Budi menambahkan, pihaknya masih melakukan pengecekan data untuk memastikan apakah masih terdapat warga yang belum menerima bantuan. Jika ditemukan, beras sebanyak 10 kilogram tersebut akan diberikan kepada warga yang belum mendapatkannya.
“Untuk penerima masih kita cross check data, apakah ada yang belum dapat, maka diambil dari yang 10 kilo itu,” jelasnya.
Ia menegaskan, data penerima masih dalam proses pengecekan, khususnya untuk memastikan warga yang masuk kategori tidak mampu namun belum mendapatkan bantuan.
“Untuk masalah penerima itu masih kita cek data siapa saja yang tidak dapat dalam kategori tidak mampu,” tutup Budi Santoso.(Id.86)
















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda