Breaking News
Memuat breaking news...

BPBD Madina Salurkan Bantuan Siswa Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Wilayah Siulang-aling

Redaksi
Redaksi
Jumat, 9 Oktober 2026 - 7.44 PM WIB
BPBD Madina Salurkan Bantuan Siswa Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Wilayah Siulang-aling
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MUARA BATANG GADIS (Waspada.id): Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendistribusikan bantuan seragam sekolah bagi siswa- siswa di wilayah Siulang-aling Kecamatan Muara Batang Gadis yang terdampak bencana Hidrometeorologi pada bulan Desember 2025 lalu, Kamis (08/10/2026).

Bantuan seragam sekolah ini bersumber dari dana transferan dari Pemerintah Sindereng Rappang (Sinrap) Provinsi Sulawesi Selatan senilai Rp100.000.000 juta.

Kepala Pelaksana BPBD Madina Mukhsin Nasution mengatakan dana bantuan Transferan senilai Rp100.000.000 juta tersebut telah dibelanjakan untuk pakaian seragam lengkap kepada siswa- siswi sekolah dasar di wilayah Siulang Aling mulai dari baju, celana. topi, dasi dan jilbab.

Bantuan ini didistribusikan ketiga sekolah mulai dari SDN 388 Hutarimbaru sebanyak 62 stel bagi laki- laki, 58 stel untuk perempuan.

Sementara di SDN 387 sebanyak 72 stel Perempuan, 72 stel untuk laki- laki, Sedangkan di SDN 385 sebanyak 100 stel untuk perempuan dan lelaki sebanyak 78 stel.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis di SDN 385 Desa Lubuk Kapundung yang dihadiri kepala sekolah, kepala desa dan sejumlah guru tenaga pendidik.

Mukhsin Nasution menyampaikan bantuan transfer dana dari Pemerintah Sindereng Rappang Sulawesi Selatan ke Pemerintah Daerah Madina ini bertujuan untuk memulihkan kondisi pasca bencana dan meringankan beban orang tua serta memastikan proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Sebelumnya, wilayah Siulang-aling terdiri dari empat desa ini di landa bencana banjir yang menyebabkan aktivitas masyarakat sempat lumpuh dan beberapa fasilitas terdiri dari fasilitas di sekolah rusak akibat banjir.

Selain daerah rawan banjir, wilayah ini juga jauh dari jangkauan ke pusat kota, untuk menuju wilayah Siulang-aling harus menempuh jalur sungai selama 3 hingga 4 jam menggunakan perahu robin, tapi tak jarang sungai ini diserang terlihat hewan reptil buaya.

"Atas bantuan ini, Pemerintah Daerah Madina mengucapkan terima kasih banyak kepada suadara- saudara kita yang ada di Kabupaten Sindereng Rappang Sulawesi Selatan yang telah memberikan bantuan kepada korban bencana Hitrometeriologi, semoga kepedulian ini dapat menjadi amal jariah bagi kita semuanya," ungkapnya.(Id100)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement