Bupati Tapsel Minta Ormas Islam Percepat Pemulihan Pascabencana

TAPSEL (Waspada.id): Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu meminta seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam mengambil peran lebih aktif mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana, terutama mengembalikan mata pencaharian warga, memperkuat ketahanan sosial-keagamaan, dan memberantas berbagai persoalan sosial. Hal itu disampaikannya dalam Silaturahmi dan Koordinasi Membangun Sinergi Antarormas Islam bertema “Tapsel Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat” di Kantor MUI Tapsel, Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Sipirok, Jumat (2/10/2026).
Gus Irawan mengatakan bencana yang melanda Tapsel pada 25 November 2025 tidak hanya merusak infrastruktur dan permukiman, tetapi turut memukul kehidupan ekonomi masyarakat. Lebih dari 3.000 hektare lahan pertanian terdampak dengan tingkat kerusakan beragam, sementara sebagian warga harus direlokasi karena tempat tinggalnya dinilai tidak lagi aman.
“Persoalan berikutnya yang masih harus kita temukan solusinya adalah bagaimana menyambung hidup para korban, sehingga mereka kembali memiliki mata pencaharian,” ujarnya.
Menurut Bupati, pembangunan hunian tetap bagi korban bencana terus dipercepat pemerintah bersama pemerintah pusat dan berbagai pihak. Sejumlah lokasi, seperti Hapesong, Simatohir, dan Tandihat, telah masuk dalam proses pembangunan. Namun, penyediaan rumah dinilai belum cukup tanpa pemulihan sumber penghasilan. Karena itu, ormas Islam yang memiliki jaringan hingga tingkat desa diharapkan ikut mengawal dan mendorong program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia menilai ulama, dai, mubalig, pengurus masjid, kelompok pengajian, serta organisasi perempuan Islam memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi sekaligus membangun optimisme masyarakat. Kegiatan keagamaan diharapkan tidak hanya menjadi ruang pembinaan spiritual, tetapi juga menjadi sarana sosialisasi program pemerintah.
“Bagaimana ini sampai kepada masyarakat, bagaimana mengubah mindset masyarakat, lalu kemudian program-program ini bisa berjalan lebih masif. Saya kira organisasi Islam bisa mengambil peran di situ,” tegasnya.

Gus Irawan juga mengajak seluruh ormas Islam bersama pemerintah menghadapi tiga persoalan besar, yakni narkoba dan judi online, praktik rentenir, serta kemiskinan. Menurutnya, pemberantasan narkoba harus dimulai dari keluarga dan lingkungan masyarakat, sementara masyarakat yang terjerat pinjaman berbunga tinggi perlu diarahkan ke pembiayaan yang lebih sehat. Pemkab Tapsel bersama Bank Sumut, katanya, tengah mendorong alternatif pembiayaan produktif dengan bunga lebih ringan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Bupati juga menyoroti dampak bencana terhadap perekonomian Tapsel. Pertumbuhan ekonomi yang sebelumnya berada di atas 5 persen turun menjadi 2,49 persen pada triwulan IV 2025. Berbagai intervensi pemerintah kemudian mendorong pertumbuhan menjadi 3,49 persen pada triwulan I 2026 dan 4,57 persen pada triwulan II 2026.
Untuk mempercepat pemulihan, Pemkab Tapsel mendorong pengembangan jagung, kopi, peternakan, dan perikanan, disertai akses pembiayaan produktif melalui Bank Sumut dan dukungan Baznas.
Ketua MUI Tapsel Ali Sati Rangkuti mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi antara MUI dan seluruh ormas Islam. Sedikitnya 15 ormas Islam hadir dalam forum tersebut untuk menyatukan langkah membantu pemerintah dan masyarakat.
“Kita ingin ke depan ada program kerja yang bisa kita sinergikan dan kolaborasikan. Kita bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk Tapanuli Selatan agar lebih cepat pulih dan bangkit lebih kuat,” ujarnya.
Pertemuan yang dihadiri jajaran ormas Islam, antara lain NU, Muhammadiyah, Al Jam’iyatul Washliyah, Baznas, BKMT, Aisyiyah, DMI, FKUB, BKPRMI, Muslimat NU, dan sejumlah organisasi lainnya itu diharapkan melahirkan langkah konkret di tengah masyarakat.
Dengan kekuatan jaringan sosial dan keagamaan yang dimiliki, ormas Islam diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memulihkan ekonomi, memperkuat ketahanan sosial, serta mencegah narkoba, rentenir, dan kemiskinan, menuju Tapsel Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. (Id45)


















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda