Breaking News
Memuat breaking news...

Cegah Judol dan Pinjol, Satops Patnal Lapas Lhoksukon Razia HP Pegawai

Redaksi
Redaksi
Kamis, 24 September 2026 - 6.01 AM WIB
Cegah Judol dan Pinjol, Satops Patnal Lapas Lhoksukon Razia HP Pegawai
Lapas Kelas IIB Lhoksukon menggelar razia handphone (HP) milik pegawai dan peserta magang, Rabu (23/9).Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LHOKSUKON (Waspada.id): Mencegah praktik judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal di lingkungan kerja, Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lapas Kelas IIB Lhoksukon menggelar razia mendadak terhadap telepon genggam (smartphone) milik pegawai dan peserta magang, Rabu (23/9).

Pemeriksaan /dilakukan secara mendadak saat pelaksanaan apel pagi di kantor Lapas Lhoksukon. Tidak ada pengecualian dalam razia tersebut; gawai milik Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Lhoksukon pun turut diperiksa oleh tim Satops Patnal sebagai bentuk komitmen dan transparansi pimpinan.

Satu per satu gawai milik petugas dan peserta magang diperiksa secara teliti. Langkah tegas ini diambil sebagai upaya deteksi dini serta menjaga integritas dan profesionalisme jajaran pemasyarakatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh tersebut, tim tidak menemukan adanya indikasi keterlibatan pegawai dan peserta magang dalam aktivitas judi online maupun pinjaman online ilegal.

Kalapas Lhoksukon Muhidfuddin menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pihaknya juga berkomitmen memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku jika di kemudian hari ditemukan anggota yang nekat terlibat dalam praktik haram tersebut.

"Razia mendadak ini adalah komitmen nyata kami dalam mendukung program pemerintah untuk memberantas judi online dan pinjaman online ilegal, khususnya di lingkungan Pemasyarakatan. Tidak ada keistimewaan, pemeriksaan dimulai dari saya sendiri sebagai Kalapas untuk memastikan integritas pimpinan sebelum menertibkan jajaran," tegas Kalapas.

"Alhamdulillah, hasil hari ini bersih dan tidak ada indikasi keterlibatan petugas maupun peserta magang. Namun, saya tegaskan pemeriksaan acak seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala tanpa pemberitahuan. Jika di kemudian hari ada yang terbukti terlibat, saya tidak akan segan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku," ujar Kalapas Lhoksukon, Muhidfuddin.(id71)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement