Breaking News
Memuat breaking news...

Diduga Dendam Pribadi, Pria Kota Bangun Sekarat Dibacok Teman

Redaksi
Redaksi
Selasa, 29 September 2026 - 8.02 PM WIB
Diduga Dendam Pribadi, Pria Kota Bangun Sekarat Dibacok Teman
Korban pembacokan saat dirawat di rumah sakit di kawasan Kecamatan Medan Marelan.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Diduga dendam pribadi, Ari, 40, warga Jl. Perunggu Kelurahan Kota Bangun Kecamatan Medan Deli, dibacok oleh temannya sendiri di tanggul Sungai Deli, Kota Bangun Kecamatan Medan Marelan, Selasa (29/9) malam.

Akibat bacokan tersebut, Ari mengalami luka koyak di bagian tangan dan lengannya.

Pelaku pembacokan berinisial Iy warga Lorong 36 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, langsung kabur dan melarikan diri setelah melihat korban roboh bersimbah darah.

Informasi yang diterima, malam itu korban akan pulang ke rumah dari tempat kerabatnya, namun dari arah yang tidak diketahui pelaku menyerang secara membabi buta dengan sebilah parang.

Akibatnya, korban sempoyongan dan terjatuh akibat luka-luka bacok yang dideritanya.

Salah seorang warga menuturkan, motif pembacokan tersebut diduga karena dendam pribadi.

"Diduga pelaku ada dendam pribadi dengan korban sehingga menunggu korban di tempat yang sepi dan langsung membacok korban dengan parang," ujar seorang warga.

Sementara pelaku melarikan diri di kegelapan malam dan korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mengobati lukanya oleh warga sedangkan orangtua korban malam ini membuat laporan pengaduan di Polsek Medan Labuhan.(id88)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement