Breaking News
Memuat breaking news...

Diduga Tak Punya IPAL Standar dan Lahan Sempit, Dapur SPPG Marelan Disorot LMP MBG

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 26 September 2026 - 5.00 PM WIB
Diduga Tak Punya IPAL Standar dan Lahan Sempit, Dapur SPPG Marelan Disorot LMP MBG
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Enam Ratus yang berlokasi di Jalan Marelan Pasar 1 Rel, Kecamatan Medan Marelan. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Enam Ratus yang berlokasi di Jalan Marelan Pasar 1 Rel, Kecamatan Medan Marelan, menjadi sorotan. Dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut diduga tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sesuai standar serta memiliki area pmyang dinilai terlalu sempit.

Dugaan pelanggaran tersebut terungkap setelah Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG) melakukan peninjauan langsung ke lokasi dapur SPPG pada Kamis (17/9/2026).

Kunjungan ini dilakukan LMP MBG untuk melihat secara langsung operasional dapur, sekaligus memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis berjalan higienis, aman, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Menanggapi temuan tersebut, Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sumatera Utara, Yoga Aztrianto, menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat maupun lembaga pengawas.

"Kita akan turunkan tim ke sana, Bang," ujar Yoga saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Kamis (24/9/2026).

Yoga juga mengimbau masyarakat untuk ikut aktif mengawasi pelaksanaan program pemenuhan gizi di wilayahnya masing-masing. Ia menegaskan terbuka terhadap masukan dan laporan jika ditemukan adanya ketidaksesuaian di lapangan.

"Apabila masyarakat mengetahui adanya SPPG yang bekerja tidak sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur), silakan laporkan ke saya," pungkasnya. (wsp.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement