Breaking News
Memuat breaking news...

Diskopnaker Samosir Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi

Redaksi
Redaksi
Rabu, 30 September 2026 - 10.03 AM WIB
Diskopnaker Samosir Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi
PEMBUKAAN pelatihan berbasis kompetensi 2026. Waspada.id/Sitorus
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SAMOSIR (Waspada.id): Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Samosir melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Samosir bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan membuka pelatihan berbasis kompetensi Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut dibuka pada Selasa (29/9) di Balai Latihan Kerja (BLK) Samosir. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat sehingga mampu menjadi tenaga kerja yang produktif maupun membuka usaha secara mandiri.

Adapun sejumlah pelatihan yang dilaksanakan, yakni pelatihan pembuatan kebaya selama 28 hari dengan jumlah peserta 15 orang. Kemudian, pelatihan peracikan kopi selama 23 hari dengan jumlah 32 peserta.

Selanjutnya, pelatihan pengolahan hasil pertanian dengan program pembuatan jajanan pasar selama 18 hari yang diikuti 16 peserta, serta pelatihan kecantikan tata rias wajah dan rambut selama 37 hari dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak dalam kesempatan itu menyampaikan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta mematuhi arahan dan aturan yang diberikan para instruktur.

"Harapan kita selama mengikuti aktivitas pelatihan ini, mari kita sama-sama mengikuti arahan dan aturan dari para instruktur. Para peserta dapat menambah ilmu dan keterampilan di sini, sehingga ke depan dapat menjadi pengusaha yang mandiri," ujarnya.

Menurutnya, sebagai salah satu daerah tujuan wisata internasional, Kabupaten Samosir membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan sektor pariwisata.

"Kesempatan ini karena Samosir merupakan daerah tujuan wisata internasional. Ini menjadi tantangan bagi kita karena masih membutuhkan SDM yang memiliki kompetensi. Tentu kami sangat berharap adanya bimbingan, sehingga masyarakat Kabupaten Samosir yang telah mengikuti pelatihan ini benar-benar memiliki kemampuan," katanya.

Sementara itu, Kepala BBPVP Medan, Amran, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang bersumber dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT).

Ia menyebutkan, program pelatihan berbasis kompetensi tersebut dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia dengan jumlah peserta mencapai sekitar 170 ribu orang.

"Pelatihan ini sesuai dengan keinginan masyarakat. Apalagi Samosir ini merupakan daerah wisata, sehingga pelatihan seperti ini dapat mendukung perkembangan pariwisata di Samosir," ujar Amran. (id53)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement