Breaking News
Memuat breaking news...

Dosen Kembangkan Platform Digital untuk Tingkatkan Manajemen dan Pemasaran Regar Kos

Redaksi
Redaksi
Selasa, 6 Oktober 2026 - 8.28 PM WIB
Dosen Kembangkan Platform Digital untuk Tingkatkan Manajemen dan Pemasaran Regar Kos
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Pemanfaatan teknologi digital kini tidak hanya menjadi kebutuhan bagi perusahaan besar, tetapi juga semakin penting bagi pelaku usaha mikro dan kecil, termasuk usaha rumah kos. Melihat kebutuhan tersebut, tim dosen melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melalui pembuatan platform digital terintegrasi berbasis mobile untuk mendukung manajemen dan pemasaran Regar Kos di Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, tersebut dipimpin oleh Dito Putro Utomo, M.Kom. selaku ketua tim, bersama anggota Afrisawati, M.Kom., Rovidatul Hikmah Tanjung, M.Kom., dan Mutiara Pulungan, S.E., M.Si.

Program ini hadir sebagai solusi atas kebutuhan pengelolaan usaha kos yang semakin menuntut kecepatan, ketepatan, dan kemudahan dalam penyampaian informasi. Selama ini, pengelolaan data kamar, penghuni, ketersediaan kamar, pembayaran, hingga pemasaran yang dilakukan secara manual berpotensi membutuhkan waktu lebih lama dan menimbulkan kendala dalam pengelolaan data.

Melalui kegiatan PKM tersebut, tim dosen mengembangkan aplikasi kos berbasis mobile yang mengintegrasikan kebutuhan manajemen usaha dengan fungsi pemasaran. Platform ini dirancang agar pengelola Regar Kos dapat mengelola informasi usaha secara lebih terstruktur sekaligus memberikan akses informasi yang lebih mudah kepada calon penyewa.

Berbagai informasi penting dapat disajikan melalui platform, mulai dari ketersediaan kamar, harga sewa, fasilitas, informasi kamar, hingga profil Regar Kos. Dengan demikian, calon penghuni dapat memperoleh gambaran mengenai kos sebelum memutuskan untuk melakukan penyewaan.

Ketua tim PKM, Dito Putro Utomo, M.Kom., mengatakan pengembangan platform tersebut merupakan bentuk nyata penerapan teknologi informasi yang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pemanfaatan teknologi digital tidak hanya dibutuhkan oleh perusahaan berskala besar, tetapi juga oleh usaha masyarakat seperti rumah kos. Melalui aplikasi berbasis mobile ini, kami berharap pengelola Regar Kos dapat melakukan manajemen usaha dan pemasaran secara lebih efektif, terintegrasi, dan mudah digunakan,” ujarnya.

Menurut Dito, digitalisasi juga dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing usaha kos. Di tengah tingginya kebutuhan hunian sementara bagi mahasiswa, pekerja, maupun masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal di Kota Medan, ketersediaan informasi yang cepat dan mudah diakses menjadi salah satu faktor penting dalam menarik calon penghuni.

Tidak hanya mengembangkan aplikasi, tim PKM juga memberikan pendampingan kepada pengelola Regar Kos agar platform yang dihasilkan dapat benar-benar diterapkan dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Pendampingan tersebut mencakup pemahaman penggunaan aplikasi serta pengelolaan dan pembaruan informasi. Pengelola dapat memperbarui informasi kamar maupun fasilitas sehingga data yang ditampilkan kepada calon penyewa dapat disesuaikan dengan kondisi terkini.

Dari sisi pemasaran, keberadaan platform digital diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi Regar Kos. Calon penghuni tidak lagi hanya mengandalkan informasi dari mulut ke mulut atau harus datang langsung untuk mengetahui kondisi kamar, tetapi dapat memperoleh informasi awal secara lebih praktis melalui perangkat mobile.

Anggota tim PKM, Afrisawati, M.Kom., Rovidatul Hikmah Tanjung, M.Kom., dan Mutiara Pulungan, S.E., M.Si., turut berperan dalam rangkaian kegiatan, mulai dari pengembangan dan penerapan platform hingga proses pendampingan kepada mitra.

Tim pelaksana berharap penerapan platform digital tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pengelolaan Regar Kos, terutama dalam hal efektivitas manajemen, kecepatan penyampaian informasi, dan perluasan pemasaran.

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong transformasi digital di tengah masyarakat. Teknologi yang dikembangkan tidak hanya diarahkan sebagai produk aplikasi, tetapi sebagai solusi yang dapat digunakan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan mitra.

“Harapannya, digitalisasi ini tidak berhenti pada pembuatan aplikasi saja, tetapi dapat menjadi bagian dari strategi pengelolaan dan pengembangan usaha Regar Kos secara berkelanjutan,” kata Dito.

Melalui kegiatan PKM Pembuatan Platform Digital Terintegrasi Berbasis Mobile untuk Manajemen dan Pemasaran Regar Kos, tim dosen berharap penerapan teknologi informasi dapat memberikan manfaat nyata bagi mitra.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan dan efektivitas pengelolaan usaha, inovasi tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing usaha kos di Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, di tengah semakin berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan hunian yang praktis dan mudah diakses secara digital.(Id13)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement