Breaking News
Memuat breaking news...

Dosen POLMED Latih Guru SMP-IT Nurul Fadhilah Manfaatkan AI Untuk Media Pembelajaran

Redaksi
Redaksi
Minggu, 27 September 2026 - 9.33 AM WIB
Dosen POLMED Latih Guru SMP-IT Nurul Fadhilah Manfaatkan AI Untuk Media Pembelajaran
Tim PkM POLMED, mahasiswa, dan guru SMP-IT Nurul Fadhilah berfoto bersama di depan spanduk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat DIPA POLMED 2026. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Sebanyak 25 guru SMP-IT Nurul Fadhilah, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, antusias mengikuti workshop pembuatan video pembelajaran berbasis AI, Sabtu (26/9/2026).

Workshop bertajuk “Digitalisasi Media Ajar Berbasis Video AI untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Guru di Kelas” itu digelar oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Politeknik Negeri Medan (POLMED) di ruang serbaguna SMP-IT Nurul Fadhilah.

Para guru yang akrab disapa Abi dan Ummi tersebut tidak hanya mendapatkan materi mengenai perkembangan teknologi AI, tetapi juga langsung mempraktikkan cara membuat video pembelajaran. Mulai dari mencari ide, menyusun naskah, membuat prompt, menentukan konsep visual, hingga menghasilkan video yang siap digunakan dalam pembelajaran.

Menariknya, peserta tidak dituntut memiliki kemampuan editing video yang mendalam. Dengan memanfaatkan sejumlah perangkat berbasis AI, materi pelajaran yang sebelumnya hanya berupa teks dapat dikembangkan menjadi video lengkap dengan visual, narasi suara, dan subtitle otomatis.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP-IT Nurul Fadilah Aditya Muharta menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara sekolah dan POLMED.

Menurut Aditya, perkembangan teknologi yang semakin cepat serta perubahan karakter peserta didik menuntut guru untuk terus belajar dan beradaptasi.

“Guru harus terus berkembang dan belajar mengikuti perkembangan zaman serta karakter peserta didik, agar mampu menghasilkan generasi emas yang unggul,” ujar Aditya.

Sementara itu Hikmah Adwin Adam dari Tim PkM POLMED menjelaskan, workshop tersebut dirancang untuk membantu guru memanfaatkan teknologi AI sebagai salah satu sarana menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, dan variatif.

Sedangkan Ketua Tim PkM POLMED Ramadhanu Ginting mengajak para peserta tidak sekadar memahami teori, tetapi langsung mencoba membuat video pembelajaran.

Peserta terlebih dahulu diperkenalkan dengan konsep dasar kecerdasan buatan dan generative AI. Setelah itu, mereka belajar mengembangkan ide pembelajaran dan menyusun naskah menggunakan pola Hook–Isi–Penutup dengan bantuan ChatGPT maupun Gemini.

Naskah yang telah disusun kemudian dikembangkan menjadi video menggunakan CapCut AI Video Maker.

Tahapan tersebut membuat suasana pelatihan semakin interaktif. Para guru mulai bereksperimen dengan berbagai prompt, memilih gaya visual, menyusun materi, hingga mengekspor video hasil karya mereka sendiri.

Bagi peserta, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dapat memangkas kerumitan dalam pembuatan media pembelajaran.

Guru yang sebelumnya mungkin membutuhkan keterampilan khusus dalam videografi dan editing kini dapat memulai proses pembuatan video dari ide dan materi yang mereka kuasai.

Dengan demikian, AI tidak hanya menjadi teknologi yang diperkenalkan kepada guru, tetapi mulai diarahkan sebagai alat bantu untuk mendukung aktivitas pembelajaran di kelas.

Workshop tidak berhenti setelah kegiatan tatap muka. Program PkM berlangsung selama tiga hari. Hari pertama dilaksanakan secara luring di SMP-IT Nurul Fadhilah.

Sementara hari kedua dan ketiga dilanjutkan secara daring melalui Learning Management System (LMS) SiKedan, yaitu Sistem Integrasi Kegiatan Edukasi, Pengabdian, dan Penelitian milik POLMED.

Melalui LMS tersebut, peserta dapat melanjutkan latihan secara mandiri sekaligus memperoleh pendampingan dari Tim PkM.

Guru yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai juga akan mendapatkan sertifikat pelatihan.

Program PkM ini didanai melalui DIPA POLMED Tahun 2026. Tim PkM diketuai Ramadhanu Ginting, dengan anggota Hikmah Adwin Adam, Dr. Fristi Riandari, Virdyra Tasril, dan Dr. Ismael. Kegiatan tersebut juga melibatkan lima mahasiswa POLMED.

Melalui kegiatan ini, Tim PkM POLMED berharap kolaborasi antara perguruan tinggi vokasi dan sekolah dapat terus berkembang, khususnya dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital di dunia pendidikan.

Pemanfaatan AI pun diharapkan tidak berhenti pada pengenalan teknologi semata. Lebih dari itu, teknologi tersebut dapat menjadi alat bantu bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih hidup, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.(Id13)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement