Breaking News
Memuat breaking news...

DPLK Syariah Muamalat Layani Program Pensiun bagi Penggiat Masjid Tazkia Islamic Center

Redaksi
Redaksi
Senin, 5 Oktober 2026 - 9.26 AM WIB
DPLK Syariah Muamalat Layani Program Pensiun bagi Penggiat Masjid Tazkia Islamic Center
Penandatanganan perjanjian kerja sama Program Pensiun bagi Penggiat Masjid di Sentul City, Bogor, beberapa waktu lalu.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BOGOR (Waspada.id): Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat sebagai dana pensiun syariah pertama di Indonesia, terus memperkuat literasi dan inklusi dana pensiun syariah di Tanah Air. Langkah tersebut tidak hanya ditujukan bagi karyawan perusahaan, tetapi juga masyarakat umum termasuk penggiat masjid di seluruh Indonesia.

Melalui kolaborasi dengan Masjid Tazkia Islamic Center (TIC), DPLK Syariah Muamalat menghadirkan Program Pensiun bagi Penggiat Masjid sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur Masjid TIC Syaripudin Kusin dan Executive Director DPLK Syariah Muamalat Aznovri Kurniawan. Turut menyaksikan Ketua Dewan Pembina Masjid TIC Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio dan Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono di Masjid TIC, Sentul City, Bogor, beberapa waktu lalu.

Executive Director DPLK Syariah Muamalat Aznovri Kurniawan mengatakan, sinergi ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK). Kesepakatan tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan penggiat masjid seperti marbot, takmir, dan pengurus di seluruh Indonesia dalam bentuk program pensiun. Adapun kawasan Jabodetabek terpilih sebagai pilot project untuk program ini.

“DPLK Syariah Muamalat menyelenggarakan Program Pensiun bagi Penggiat Masjid sebagai wujud kepedulian untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Kami sangat mengapresiasi Masjid TIC sebagai pelopor dalam program ini. Insya Allah menjadi ikhtiar nyata untuk kebermanfaatan penggiat masjid yang mengabdikan diri di jalan dakwah dan pelayanan umat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Masjid TIC Syaripudin Kusin mengatakan, persiapan pensiun sangat diperlukan oleh para penggiat masjid untuk memastikan keberlangsungan penghasilan mereka di masa tua.

“Persiapan pensiun bagi penggiat masjid telah menjadi program kami. Karena itu, kami menyampaikan apresiasi kepada DPLK Syariah Muamalat yang telah mensosialisasikan program ini, sehingga hari ini kami dapat merealisasikan rencana tersebut,” imbuhnya.

Program Pensiun bagi Penggiat Masjid seperti marbot, takmir, dan pengurus dapat memberikan kepastian dan kemandirian finansial di hari tua. Diharapkan inisiatif DMI dan ADPLK tersebut dapat menjadi inspirasi untuk memperluas akses dana pensiun syariah terutama bagi sektor informal. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement