Breaking News
Memuat breaking news...

Dua Bakal Calon Berebut Kursi Kades Kuta Batu I

Redaksi
Redaksi
Senin, 5 Oktober 2026 - 10.07 PM WIB
Dua Bakal Calon Berebut Kursi Kades Kuta Batu I
Bakal calon Suni Abdillah (kiri) dan Dahnijar Vitra (kanan). Waspada/Seh Muhammad Amin
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (Waspada.id): Dua bakal calon kepala desa siap bertarung pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Desa Kuta Batu I, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, November 2026.

Kedua bakal calon tersebut yakni Suni Abdillah dan Dahnijar Vitra. Keduanya mulai melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk meraih dukungan.

Tim pendukung masing-masing juga terus mengunggulkan jagoannya, meski status keduanya masih bakal calon.

Selain meraih simpati warga, tim pendukung kerap menggelar rapat internal untuk menjaga kekompakan dan konsolidasi keluarga guna memenangkan calonnya.

Hingga kini, kedua bakal calon belum memberikan keterangan resmi. Namun, warga menyebut keduanya mulai aktif turun ke dusun-dusun.

Ketua Panitia Pilkades Kuta Batu I, Supian, saat dikonfirmasi Senin (5/10), membenarkan dua orang telah mendaftar beberapa waktu lalu.

"Keduanya masih berstatus bakal calon karena belum ada penetapan. Nanti setelah penetapan akan kami kabari. Kita berharap pesta demokrasi ini berjalan tertib dan aman," ujar Supian.

Ia mengingatkan agar kedua calon tidak melakukan politik uang.

"Pandai-pandailah mengambil hati warga untuk memberikan hak pilihnya," kata Supian.

Ia juga mengimbau warga agar tidak menerima uang dari calon. "Pilihan yang tepat bisa menentukan kemajuan desa," tambahnya.

Pilkades Kuta Batu I diprediksi berlangsung kompetitif karena kedua bakal calon memiliki basis dukungan masing-masing. (id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement