Dua Mahasiswa FTIK UIN Syahada Torehkan Prestasi, Raih Juara I EIC 2026

P.SIDIMPUAN (Waspada.id) : Dua mahasiswa Program Studi Tadris Kimia Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan raih juara 1 dalam kategori Lomba video pembelajaran kimia pada ajang Chemistry Education Innovation Competition (CEIC) 2026.
Dekan FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr.Hamka M.Hum, Rabu (30/9/2026) mengatakan mahasiswa FTIK UIN Syahada yang menorehkan prestasi tingkat nasional pada ajang CEIC 2026 tersebut yakni Aditha Sari Siregar dan Sahrul Azis Siregar.
Dijelaskan, keberhasilan kedua calon guru kimia tersebut dalam karya pembelajaran kimia dalam bentuk video membuktikan bahwa calon guru kimia juga dituntut dan harus mampu mengubah konsep rumit menjadi pembelajaran yang kreatif dan mudah dicerna.
"Kemenangan dua mahasiswa FTIK UIN Syahada ini sekaligus memperlihatkan bahwa kompetensi calon guru pada era digital tidak lagi cukup berhenti pada penguasaan materi. Kemampuan mengemas ilmu pengetahuan menjadi media pembelajaran yang komunikatif, menarik dan edukatif menjadi bagian penting dari tuntutan profesi pendidik," tuturnya
Dalam kompetisi tersebut, lanjut Dr.Hamka, peserta ditantang menyajikan materi pembelajaran kimia melalui video dengan memperhatikan kesesuaian materi, kebaruan gagasan, kualitas penyajian serta nilai edukatif. Hasil perlombaan ini diumumkan pada 7 September 2026.
Dekan FTIK berharap, prestasi tersebut tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi menjadi pemantik bagi mahasiswa lainnya untuk berani berkompetisi dan melahirkan karya inovatif.
“Prestasi ini hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa kami untuk terus berkarya, berinovasi dan berani tampil membawa nama baik almamater di mana pun berada,” harapnya.
Menurutnya, keberhasilan Aditha dan Sahrul juga menunjukkan pentingnya ekosistem pendidikan yang memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, teknologi dan kemampuan komunikasi ilmiah.
"Capaian tersebut menjadi catatan penting bagi Prodi Tadris Kimia FTIK UIN Syahada. Sebab, prestasi mahasiswa tidak hanya diukur dari kemampuan akademik di ruang kuliah, tetapi juga dari kemampuan menerjemahkan ilmu menjadi inovasi yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran," jelas Hamka.
Kaprodi Tadris Kimia FTIK UIN Syahada, Nur Azizah Putri Hasibuan, M.Pd., mengaku bangga atas capaian yang ditorehkan kedua mahasiswa itu. "Prestasi ini bukan sekadar piala atau penghargaan, tetapi bukti bahwa bimbingan, ketekunan dan semangat berkreasi yang kami tanamkan di Program Studi Tadris Kimia telah membuahkan hasil membanggakan,” katanya
Menurutnya, kemampuan menyederhanakan konsep kimia yang kompleks menjadi video pembelajaran yang menarik merupakan salah satu gambaran kompetensi pendidik masa depan.
“Semangat mereka dalam menyederhanakan konsep-konsep kimia yang rumit menjadi video yang menarik dan mudah dipahami adalah cerminan sosok pendidik masa depan yang tidak hanya menguasai ilmu, tetapi juga mampu menyampaikannya dengan cara yang menyenangkan,” ujar Kaprodi. (id46)















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda