Breaking News
Memuat breaking news...

Dugaan Pengondisian Pemenang Lelang Proyek Konstruksi di Binjai, Kejari Didesak Turun Tangan

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 26 September 2026 - 11.52 AM WIB
Dugaan Pengondisian Pemenang Lelang Proyek Konstruksi di Binjai, Kejari Didesak Turun Tangan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BINJAI (Waspada.id): Pelaksanaan tender Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk proyek pekerjaan konstruksi di lingkungan Pemerintah Kota Binjai diterpa isu tak sedap. Oknum pejabat unit pengadaan diduga melancarkan praktik persekongkolan untuk memenangkan penyedia jasa tertentu.

Dugaan praktik tak sehat ini mencuat setelah beredarnya informasi terkait adanya pesanan khusus dari oknum unit PBJ Binjai untuk mengondisikan calon pemenang lelang. Langkah tersebut merugikan para peserta tender lain yang telah mengajukan penawaran sesuai prosedur dan kualifikasi.

Menurut salah seorang konsultan yang enggan disebutkan identitasnya, sejumlah peserta lelang sejatinya telah melengkapi seluruh dokumen administrasi dan teknis, serta mengajukan nilai penawaran harga yang bersaing. Namun, proses evaluasi mendadak dipertanyakan setelah muncul arahan agar tender dimenangkan oleh peserta dari grup tertentu.

"Sudah aman, agar (grup tersebut) yang menang. Jangan lupa bagian kita ya," bunyi pesan bernada instruksi yang diduga mengarah pada praktik pembagian jatah (commitment fee) antara oknum pejabat pengadaan dan calon pemenang.

Isu penyimpangan ini kian menguat setelah panitia lelang secara resmi menetapkan perusahaan oknum tersebut sebagai pemenang proyek konstruksi tersebut. Padahal, peserta lain diduga sengaja diposisikan hanya sebagai pendamping formalitas demi memenuhi syarat administrasi lelang.

Atas indikasi persaingan usaha tidak sehat dan potensi tindak pidana korupsi ini, aparat penegak hukum—khususnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai—didesak untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan mendalam.

Masyarakat dan para pelaku usaha mengimbau agar Kejaksaan memeriksa seluruh proses evaluasi tender, rekaman jejak digital pengadaan, hingga dugaan aliran dana antara oknum pejabat PBJ dan pihak pemenang lelang guna menjamin transparansi serta akuntabilitas pengelolaan anggaran negara.

Ketika Waspada.id konfirmasi Sabtu (26/9) via whatsapp, Kepala PBJ Kota Binjai menjawab “kalau lelang kan terbuka gak ada kita mengkondisikan atau mengatur pemenang, semua boleh ikut tender secara terbuka dan fair". (id25)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement