Fadlon Apresiasi Kinerja Bupati Armia Fahmi dalam Penanganan Pascabanjir Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG (Waspada.id): Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Fadlon, SH mengapresiasi langkah dan upaya yang dilakukan Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, dalam menangani dampak pascabanjir yang melanda daerah tersebut selama tujuh bulan terakhir.
Menurut Fadlon, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang di bawah kepemimpinan Armia Fahmi telah melaksanakan berbagai program penanganan pascabencana, mulai dari pembersihan kawasan terdampak, penyaluran bantuan kepada masyarakat melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh, hingga pemulihan berbagai layanan publik.
"Alhamdulillah, selama tujuh bulan pascabanjir, Bupati Armia Fahmi telah berupaya melakukan berbagai langkah penanganan. Kita tentu mengapresiasi kerja keras Bupati beserta seluruh jajaran pemerintah dan semua pihak yang telah terlibat," ujar Fadlon kepada Waspada.id, Selasa (07/07/2026).
Meski demikian, Fadlon menilai masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu dipercepat mengingat dampak banjir yang sangat luas dan proses pemulihan tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
Ia menyebutkan beberapa persoalan yang masih menjadi perhatian, di antaranya percepatan penyaluran bantuan kepada sebagian masyarakat terdampak, pemulihan hunian warga, bantuan perabot rumah tangga, penyaluran Jaminan Hidup (Jadup), serta percepatan rehabilitasi infrastruktur dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan.
Selain itu, menurutnya, masih ada harapan dari masyarakat agar proses pendataan dan penyaluran bantuan dilakukan lebih cepat, tepat sasaran, dan transparan.
Fadlon juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan kembali berbagai fasilitas yang rusak akibat banjir, seperti jalan, jembatan, drainase, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga perkantoran pemerintahan.
Di sisi lain, ia menilai sektor pertanian, perkebunan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta perdagangan harus menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan ekonomi masyarakat.
Ia juga mendorong Pemkab Aceh Tamiang untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh agar dukungan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera direalisasikan.
Sebagai lembaga legislatif, lanjut Fadlon, DPRK Aceh Tamiang berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi guna memastikan seluruh program pemulihan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, DPRK juga akan terus mendukung kebijakan pemerintah daerah yang berpihak kepada kepentingan masyarakat serta mendorong percepatan alokasi anggaran dan komunikasi dengan pemerintah pusat.
"Yang paling penting saat ini adalah menjaga sinergi antara eksekutif, legislatif, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan, kami optimistis proses pemulihan Aceh Tamiang pascabanjir dapat berjalan lebih cepat sehingga kehidupan masyarakat kembali normal," tutup Fadlon. (Tris)
















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda