Breaking News
Memuat breaking news...

FK Unaya Konsisten Siapkan Mahasiswa Hingga Dokter

Redaksi
Redaksi
Rabu, 23 September 2026 - 6.13 PM WIB
FK Unaya Konsisten Siapkan Mahasiswa Hingga Dokter
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

ACEH BESAR (Waspada.id): Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama (FK Unaya), Aceh Besar berkomitmen mempersiapkan mahasiswa hingga tahap akhir pendidikan dokter.

Komitmen tersebut tercermin dari empat periode berturut-turut sukses mengikuti Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter (UKNPDPD), November 2025 s/d Agustus 2026.

Sesuai rilis Dekan FK Unaya, Dr. dr. Hady Maulanza, MKM, Sp.KKLP diterima Waspada.id, Rabu (23/9), UKNPDPD merupakan satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan dokter.

Dikatakan, keberhasilan mahasiswa FK Unaya melewati UKNPDPD tidak hanya kesiapan menghadapi ujian, tetapi menjadi salah satu gambaran dari kualitas proses pembelajaran, pendidikan klinis, pembinaan dan evaluasi secara berkelanjutan.

Tercatat empat periode capaian FK Unaya tersebut, yakni November 2025 seorang peserta UKNPDPD lulus dengan capaian 100 persen. Disusul 40 peserta, Februari 2026 dan 13 peserta Mei 2026, semua lulus dengan capaian 100 persen.

Prestasi serupa periode Agustus 2026, seluruh peserta lulus 100 persen pada Computer Based Test (CBT), meskipun pada Objective Structured Clinical Examination (OSCE) tingkat kelulusan hanya 93,7 persen.

Menurut Hady, capaian FK Unaya ini tidak terlepas dari proses pendidikan yang dilakukan secara sistematis, mulai dari pendidikan akademik hingga pendidikan profesi dokter.

Pendidikan klinik, didukung sumber daya yang kompeten di RSUD Meuraxa dan RS Universitas Abulyatama (RSPUR), RS Pendidikan milik FK Unaya.

“Pendidikan dokter tidak cukup hanya dilakukan di ruang kuliah. Mahasiswa harus mendapatkan pengalaman klinis yang memadai, berinteraksi dengan pasien, belajar mengambil keputusan klinis, berkomunikasi dengan pasien dan keluarga, serta mendapatkan bimbingan langsung dari tenaga kesehatan dan dokter yang kompeten,” jelas Hady.

Keberadaan RSUD Meuraxa dan RSPUR memberikan lingkungan pembelajaran klinis yang penting dalam membentuk kompetensi mahasiswa. Proses ini memungkinkan mahasiswa mengintegrasikan ilmu kedokteran dasar, ilmu klinis, keterampilan profesional, komunikasi dan clinical reasoning dalam situasi pelayanan kesehatan yang nyata.

“Dengan dukungan RS Pendidikan dan SDM kompeten, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menjawab soal UKNPDPD, tetapi juga menghadapi situasi klinis yang sesungguhnya. Ini yang menjadi prinsip kami dalam pendidikan dokter,” tegasnya.

Menurut Hady, capaian UKNPDPD merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur pendidikan di FK Unaya.

“Kelulusan UKNPDPD bukan pula hasil dari persiapan yang dilakukan menjelang ujian saja. Ada proses panjang yang melibatkan dosen, pembimbing klinik, dokter di rumah sakit pendidikan, tutor, tenaga kependidikan, dan terutama kerja keras mahasiswa itu sendiri,” ujarnya.

Pihaknya terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap capaian mahasiswa, baik aspek akademik maupun keterampilan klinis. Hasil evaluasi ini menjadi dasar untuk memperkuat proses pembelajaran dan memberikan pendampingan kepada mahasiswa yang membutuhkan.

Hal ini menjadi semakin penting karena tantangan pendidikan dokter saat ini selain menuntut penguasaan pengetahuan, tetapi juga kemampuan klinis, komunikasi, profesionalisme, pengambilan keputusan serta kemampuan memberikan pelayanan yang aman dan berorientasi pada pasien.

“Target bukan hanya mahasiswa lulus UKNPDPD, tetapi lebih penting menghasilkan dokter kompeten, profesional, berintegritas dan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Hady.

Empat periode UKNPDPD disebut menjadi salah satu indikator penting dalam perjalanan FK Unaya meningkatkan mutu pendidikan dokter, sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperkuat sistem pendidikan, pembinaan mahasiswa, pendidikan klinis dan evaluasi kompetensi.

Dengan dukungan civitas akademika dan ekosistem pendidikan klinis melalui RSUD Meuraxa dan RSPUR, FK Unaya berkomitmen terus mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya mampu melewati ujian kompetensi nasional, tetapi juga memiliki kesiapan menjalankan tanggung jawab profesi dokter.

“Kami ingin setiap lulusan FK Unaya tidak hanya memiliki sertifikat kelulusan, tetapi juga kompetensi, karakter dan kesiapan hadir di tengah masyarakat sebagai dokter yang memberikan pelayanan terbaik,” kata Hady Maulanza

Sementara Rektor Unaya, Ir. R. Agung Efriyo Hadi, M.Sc, Ph.D, IPM, ASEAN Eng mengatakan, Program Studi (Prodi) Kedokteran Umum adalah Prodi Unggulan di Unaya sehingga semua program kinerja Prodi ini menjadi atensi di rektorat, termasuk program UKNPDPD.

Dikatakan, salah satu kekuatan penting FK Unaya, ketersediaan lingkungan pendidikan klinis yang didukung Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten di rumah sakit pendidikan.

Selain itu, menyiapkan mental mahasiswa menghadapi ujian nasional lulus profesi UKNPDPD. Tidak kalah penting, FK Unaya dan pimpinan universitas mendesain program dengan biaya terjangkau namun efektif dan dapat dipertanggungjawabkan secara terukur sehingga hasil UKNPDPD sangat menggembirakan.

Terkait capaian tersebut, Rektor ingatkan pihak FK Unaya tidak cepat puas diri dan lalai, tetapi harus menjaga keberlangsungan program dapat berjalan baik dan membangun iklim akademik yang saling menguatkan. (id130)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement