Breaking News
Memuat breaking news...

Honda Perkuat Kompetensi Guru Vokasi Lewat Pelatihan Modul Lanjutan Dan Sertifikasi Level Silver

Redaksi
Redaksi
Selasa, 22 September 2026 - 10.20 PM WIB
Honda Perkuat Kompetensi Guru Vokasi Lewat Pelatihan Modul Lanjutan Dan Sertifikasi Level Silver
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Komitmen PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi terus diwujudkan melalui peningkatan kompetensi para tenaga pendidik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Guru Modul Lanjutan dan Sertifikasi Guru Level Silver yang berlangsung pada 14–19 September lalu di Indako Development Centre (IDC), Jl. H. Adam Malik, Medan.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai rangkaian pembelajaran berkelanjutan, di mana pelatihan Modul Lanjutan kemudian dilanjutkan dengan proses sertifikasi. Tahapan ini menjadi bagian dari upaya Honda untuk memperkuat kompetensi guru vokasi agar memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis yang semakin relevan dengan kebutuhan industri sepeda motor.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru dari sejumlah SMK di wilayah Sumatera Utara, yaitu Niko Alfian, ST dari SMK Muhammadiyah 9 Medan; Rifai Pohan dari SMK Negeri 1 Lubuk Pakam; Hadi Sanjaya, S.Pd dari SMK Negeri 1 Pantai Labu; Ridwan Fahmi Pulungan dari SMK Negeri 14 Medan; Rifqi Waldain, S.Pd. dari SMK Negeri 2 Binjai; Bagus Trihadi dari SMK Negeri 2 Medan; Muhammad Fikri dari SMK Paba Teknik Binjai; Rizki Ayunan, S.Pd dari SMK Swasta Multi Karya; MHD. Rizki dari SMK Swasta Sri Langkat; serta Bagus Kurniawan dari SMK TI Swasta Budi Agung.

Dalam pelatihan Modul Lanjutan, para guru mendapatkan pembekalan teori yang mencakup berbagai sistem pada sepeda motor. Materi tersebut meliputi sistem kopling, sistem rangka, sistem rem, sistem suspensi, sistem kemudi, sistem roda, sistem starter, sistem gas buang, sistem transmisi, hingga sistem pendingin.

Tidak berhenti pada pemahaman teori, pembelajaran juga dilanjutkan dengan praktik. Para peserta diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan praktik teknis sehingga proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pemahaman konsep, tetapi juga kemampuan dalam melakukan pemeriksaan dan penanganan sistem sepeda motor.

Setelah menyelesaikan tahapan Modul Lanjutan, para guru kemudian mengikuti pengujian sebagai bagian dari proses Sertifikasi Guru Level Silver atau Level 2. Pengujian tersebut menjadi tahapan untuk mengukur sejauh mana peserta mampu menguasai materi dan menerapkan kompetensi teknis yang telah dipelajari selama pelatihan.

Technical Service Manager PT Indako Trading Coy, Min Hian, mengungkapkan bahwa peningkatan kompetensi guru menjadi bagian penting dalam membangun keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri.

“Guru merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi yang akan masuk ke dunia kerja. Karena itu, pengetahuan dan kompetensi teknis yang dimiliki guru perlu terus diperbarui mengikuti perkembangan teknologi di industri,” ujar Min Hian.

Menurutnya, kesinambungan antara pelatihan dan sertifikasi menjadi bagian dari proses untuk memastikan kompetensi yang diperoleh para guru dapat terukur. Dengan demikian, ilmu dan pengalaman yang didapat selama kegiatan dapat diteruskan kepada para siswa di lingkungan sekolah.

Hal senada disampaikan Abdi Rahmad, Instructor Technical Service PT Indako Trading Coy. Ia menjelaskan bahwa pelatihan Modul Lanjutan memberikan kesempatan kepada para guru untuk memperdalam pemahaman terhadap sistem sepeda motor, sekaligus mengasah kemampuan praktik sebelum memasuki tahapan sertifikasi.

“Di Modul Lanjutan, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga langsung melakukan praktik. Setelah itu, kompetensi mereka diuji melalui sertifikasi Level Silver. Harapannya, kompetensi yang diperoleh dapat diterapkan dan ditularkan kembali kepada siswa di sekolah,” jelas Abdi.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengujian sertifikasi dan pengumuman hasil peserta yang mengikuti Sertifikasi Guru Level Silver. Dalam rangkaian sertifikasi tersebut, Hadi Sanjaya, S.Pd dari SMK Negeri 1 Pantai Labu berhasil meraih Juara 1, disusul Bagus Trihadi dari SMK Negeri 2 Medan sebagai Juara 2, serta Dikki Hariyadi dari SMK Muhammadiyah 9 Medan sebagai Juara 3. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari hasil proses pembelajaran dan pengujian kompetensi yang dijalani para peserta selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan tersebut, Honda melalui PT Indako Trading Coy kembali berupa menunjukkan peran aktif dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan industri. Penguatan kompetensi guru diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi dalam menghasilkan lulusan SMK yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis sesuai perkembangan teknologi otomotif roda dua.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat Sinergi Bagi Negeri Honda, dengan mempertemukan dunia pendidikan dan industri melalui transfer pengetahuan, peningkatan kompetensi, serta pengembangan sumber daya manusia vokasi di Sumatera Utara. (rel)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement