IPB Lihat Sistem Penggemukan Sapi Di Sumut


MEDAN (Waspada.Id): Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, menerima kunjungan Institut Pertanian Bogor (IPB), Kamis (8/10). Kunjungan dilakukan untuk melihat sistem penggemukan sapi, yang diterapkan oleh PT. Juang Abadi Alam.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Fariz Haholongan Hutagalung, menyambut langsung rombongan IPB yang berkunjung. Fariz bilang, kunjungan ini sebagai bentuk memperkuat koordinasi dengan akademisi dan pelaku usaha dalam evaluasi penerapan Harga Acuan Pemerintah (HAP) daging sapi.
"Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperkuat koordinasi dengan akademisi dan pelaku usaha. Juga sekaligus melihat secara langsung kondisi serta dinamika di tingkat pelaku usaha dalam mendukung ketersediaan komoditas daging sapi," kata Fariz.
Menurut Fariz, penerapan HAP ini menjadi bagian penting untuk menjaga keseimbangan nilai jual antara pelaku usaha dan masyarakat yang membeli. "Penerapan HAP menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen, pelaku usaha, dan masyarakat sebagai konsumen," ujarnya.
Fariz berharap, melalui kegiatan ini dapat membantu dalam perhitungan terhadap jumlah pasokan daging sapi, sehingga bisa menjaga kestabilan harga jual terhadap masyarakat. "Dengan koordinasi yang baik, diharapkan rantai pasok daging sapi dapat berjalan secara optimal dan harga tetap berada pada tingkat yang wajar dan terjangkau," ungkap dia.
Dengan adanya kunjungan ini, Fariz berharap, pemerintah dengan akademisi serta pelaku usaha dapat membangun tata kelola pendistribusian daging sehingga dapat menekan pertumbuhan inflasi. "Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha juga menjadi langkah strategis untuk membangun tata kelola pangan yang semakin efektif, responsif, dan berkelanjutan," kata dia.
Kemudian, Fariz juga mengatakan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut terus berkomitmen untuk menjaga keseimbangan stok komoditas demi mencukupi kebutuhan bagi masyarakat. ''"Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, kita berkomitmen untuk mendukung terjaganya ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan, khususnya komoditas daging sapi, demi memenuhi kebutuhan masyarakat Sumatera Utara," katanya.
Waspada.Id/Ist
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Fariz Haholongan Hutagalung, bersama tim dari IPB, melihat sistem penggemukan sapi yang diterapkan oleh PT. Juang Abadi Alam. (wsp.id)






















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda