Jalan Nasional di Agara Berlubang, Aspal Terkelupas dan Rawan Kecelakaan


KUTACANE (Waspada.id): Ruas Jalan Nasional mulai dari perbatasan Lawe Pakam-Medan hingga perbatasan Kabupaten Aceh Tenggara-Gayo Lues berlubang dan aspalnya terkelupas. Kondisi tersebut rawan memicu kecelakaan bagi kendaraan roda dua, roda empat, hingga truk.
Kerusakan jalan membuat pengendara tidak nyaman. Selain itu, pengangkutan hasil panen petani seperti padi, kemiri, jagung, dan komoditas lainnya terganggu. Akibat jalan rusak, ongkos angkut menjadi mahal.
"Jika jalan bagus, perekonomian masyarakat pasti lebih baik ke depan," ujar warga.
Hal senada disampaikan Yoga, Jilan, dan sejumlah warga lainnya. Mereka mengaku waswas melintas karena banyaknya lubang di jalan nasional.
Menurut mereka, sebagian kerusakan disebabkan banjir. Namun, perbaikan jalan nasional yang dilakukan PPK Jalan Nasional dinilai lamban. "Seharusnya PPK Jalan Nasional sigap melakukan perbaikan," katanya.
Mereka juga menyoroti metode tambal sulam (patching) yang dinilai asal jadi. Jalan yang ditambal bergelombang dan cepat rusak kembali.
"Kami berharap Kementerian PUPR mengawasi seluruh kegiatan jalan nasional agar dapat digunakan dalam jangka panjang," ujar Yoga.
Warga juga meminta Kejati dan Polda Aceh memeriksa kegiatan pemeliharaan jalan nasional. Jika tidak sesuai Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP), mereka berharap PPK diproses secara hukum.
"Anggaran pemeliharaan jalan nasional setiap tahun miliaran rupiah. Jangan gunakan uang negara untuk memperkaya diri dan kelompok," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, PPK 3.5 BPJN Aceh di bawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, Kementerian Pekerjaan Umum, belum berhasil dikonfirmasi karena tidak mengangkat telepon saat dihubungi. (id80)






















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda