Breaking News
Memuat breaking news...

Jalan Panglong-Naga Raja Tak Kunjung Dibangun, Warga Desak DPRD Dapil V

Redaksi
Redaksi
Rabu, 7 Oktober 2026 - 9.19 AM WIB
Jalan Panglong-Naga Raja Tak Kunjung Dibangun, Warga Desak DPRD Dapil V
Puluhan warga Dolok merawan hadiri Reses tagih janji Anggota DPRD Sergai Dapil V, masa persidangan III Tahun 2026 di halaman Kantor Camat Dolok Merawan, Selasa (6/10/2026), Waspada.id/Bambang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SERGAI (Waspada.id): Warga kembali menagih pembangunan jalan penghubung Desa Panglong menuju Desa Naga Raja 1, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).

Jalan yang menjadi akses warga dan anak sekolah itu hingga kini belum juga dibangun pemerintah.

Keluhan tersebut disampaikan warga saat reses anggota DPRD Sergai masa persidangan III Tahun 2026 Dapil V di halaman Kantor Camat Dolok Merawan, Selasa (6/10/2026).

“Kami mempertanyakan pembangunan jalan kami, karena hingga kini belum ada signal pembangunan jalan kami pak. Tolong penjelasannya pak,” kata Sulia Ilham Sinaga, Kepala Dusun V Raya Dolok, Desa Limbong.

Anggota DPRD Sergai Fraksi Golkar Samsul Bahri Purba mengatakan, jalan tersebut belum bisa dibangun menggunakan APBD karena statusnya masih jalan kebun.

“Kendalanya apabila jalan itu tidak tercatat sebagai jalan kabupaten, bagaimana APBD itu akan masuk ke situ? Pastilah akan menyalahi. Jadi dibuatlah jalan itu menjadi jalan kabupaten, barulah bisa dimasukkan anggaran APBD,” ujarnya.

Warga lainnya, S Damanik, mengatakan persoalan jalan tersebut sudah berulang kali disampaikan dalam reses. Namun sampai sekarang belum ada pembangunan.

Reses dihadiri Marwan Ali Nasution (PPP), Gunawan Sirait (PDIP), Wildan (PKS), Aulis Sofyan (PKB), Samsul Bahri Purba (Golkar), Camat Dolok Merawan, Kapolsek Dolok Merawan, pihak Koramil. Waspada.id/Bambang

Menurut Damanik, jalan itu bukan hanya akses warga Dolok Merawan. Jalan tersebut juga menghubungkan Kecamatan Sipispis hingga Kabupaten Simalungun.

“Permintaan kami ini selalu berulang-ulang kami sampaikan dalam reses, jangan alasan karena jalan ini masih status jalan kebun. Itu bukan wewenang kami. Untuk itu kami mohon DPRD bisa membantu membangun jalan ini,” tegasnya.

Dikatakannya, jalan tersebut berada di kawasan perkebunan PTPN IV Regional 1 Kebun Gunung Para dan PT Bridgestone. Meski begitu, kondisi tersebut diharapkan tidak menjadi alasan pembangunan jalan dihentikan.

Sementara itu, anggota DPRD Sergai Fraksi PKB Aulis Sofyan mengatakan, persoalan peningkatan status jalan itu sudah dibahas dalam RDP dengan Dinas PUTR.

“Semalam saya RDP dengan PUPR, itu juga yang kami pertanyakan. Mereka bilang SK peningkatan jalan Kabupaten itu sudah di bagian hukum di Provinsi,” cetusnya.

Menurut Aulis, proses tersebut masih menunggu penyelesaian di tingkat Provinsi karena menyangkut lebih dari satu daerah.

Sementara anggota DPRD Sergai Fraksi PPP Marwan Ali Nasution menyatakan seluruh anggota DPRD Dapil V akan ikut memperjuangkan jalan tersebut.

“Jadi kita sepakat di Dapil ini. Nanti dalam reses ini kita sama-sama teken untuk memperjuangkan apa yang menjadi perjuangan kawan-kawan kita di DPRD yang sama-sama satu Dapil. Mudah-mudahan RAPBD 2027 kita masukkan,” ujarnya.

Anggota DPRD Sergai Fraksi PKS Wildan meminta pihak perkebunan segera memberikan surat persetujuan pembangunan jalan.

“Keluarkan surat dari perkebunan bahwa bersedia untuk dibangun. Sampaikan itu ke pihak manajemen, baik manajer dan seterusnya. Jadi kita kejar di pihak kebunnya, dan kita kejar di PUTR,” tegasnya.

Reses dihadiri Marwan Ali Nasution (PPP), Gunawan Sirait (PDIP), Wildan (PKS), Aulis Sofyan (PKB), Samsul Bahri Purba (Golkar), Camat Dolok Merawan, Kapolsek Dolok Merawan, pihak Koramil serta puluhan masyarakat. (bs)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement