Kapolres Pidie Perkuat Sinergi Kamtibmas

SIGLI (Waspada.id): Suasana santai di sebuah kafe di Gampong Mee Tanjong Usi, Rabu (7/10/2026), menjadi ruang bagi Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., untuk mendekatkan kepolisian dengan masyarakat.
Bersama sejumlah tokoh masyarakat, ia membuka ruang dialog untuk mendengar aspirasi dan membahas berbagai persoalan kamtibmas di Kabupaten Pidie.
Silaturahmi yang berlangsung di Doko Caffe tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kapolres berdialog langsung dengan para tokoh masyarakat, sekaligus menyerap berbagai masukan terkait kondisi keamanan dan perkembangan sosial di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan itu, AKBP Jaka Mulyana mengajak tokoh masyarakat untuk ikut menjaga persatuan, kerukunan serta menciptakan suasana Kabupaten Pidie yang aman, damai dan kondusif.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas. Dukungan dan peran aktif tokoh masyarakat sangat penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Karena itu, komunikasi dan silaturahmi seperti ini akan terus kami bangun,” ujar AKBP Jaka Mulyana.
Menurutnya, komunikasi yang intensif dengan masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui berbagai persoalan sejak dini. Dengan demikian, potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
Kapolres juga menegaskan keterbukaan Polres Pidie terhadap kritik, saran dan masukan masyarakat. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
“Kami ingin Polri hadir bukan hanya ketika terjadi persoalan, tetapi juga hadir untuk mendengar, berdialog dan bersama-sama mencari solusi. Sinergi dengan masyarakat adalah kekuatan dalam menjaga Pidie tetap aman dan nyaman,” katanya.
Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kemitraan antara kepolisian dan tokoh masyarakat. Peran tokoh masyarakat dinilai penting dalam membangun komunikasi di tingkat lingkungan sekaligus membantu menciptakan suasana sosial yang harmonis.
Kapolres Pidie berharap komunikasi semacam itu dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya untuk membahas persoalan keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan dan hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, Polres Pidie berkomitmen menghadirkan kepolisian yang tidak hanya bertindak ketika terjadi persoalan, tetapi juga aktif mendengar, berdialog dan mencari solusi bersama masyarakat.
Kamtibmas pada akhirnya bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian. Keamanan akan semakin kuat ketika Polri, tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga bergerak bersama menjaga persatuan, ketertiban dan kedamaian di Kabupaten Pidie. (id69)


















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda