Ketua DPRD Madina: Jangan Anak Tirikan Mandailing Natal, Tak Terima Alokasi TKDKetua DPRD Madina: Jangan Anak Tirikan Mandailing Natal, Tak Terima Alokasi TKD

PANYABUNGAN (Waspada.id): Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal H. Erwin Efendi Lubis, SH, menyampaikan kekecewaan mendalam kepada 10 anggota DPRD Sumatera Utara Daerah Pemilihan VII yang melaksanakan kunjungan kerja di Aula Hotel D’San, Rabu (8/7/2026).
Ia menuding Pemerintah Provinsi Sumut memperlakukan Madina seperti daerah terpinggirkan, karena tidak mendapatkan alokasi Transfer Ke Daerah (TKD) sama sekali.

“Sebagai wakil rakyat, saya sampaikan kemirisan masyarakat. Madina tidak menerima satu perak pun dari TKD, padahal tahun lalu menjadi salah satu daerah yang paling parah terdampak bencana hingga Pantai Barat terisolasi. Ini jelas bukti Gubernur Sumut ‘menganak tirikan’ Madina,” tegas Erwin. Ia menegaskan hal ini tidak boleh terjadi hanya karena kepentingan politik semata.
Selain soal anggaran, Erwin juga menyoroti lemahnya antusiasme pihak terkait terhadap agenda kunjungan kerja. Dari 22 perusahaan perkebunan yang ada di Madina, hanya 11 yang mengirimkan perwakilan.
“Ini menunjukkan agenda ini tidak dianggap penting, apalagi keberadaan kami selaku wakil rakyat daerah. Tak heran jika masyarakat lebih memilih mengadukan persoalan langsung ke provinsi—karena terasa ada permainan kepentingan yang tidak jelas siapa diuntungkan,” ujarnya. Ia pun berharap akses jalan Jalinsum menuju Pantai Barat segera diperbaiki.

Di sisi lain, Erwin menyampaikan apresiasi kepada kesepuluh anggota DPRD Sumut asal Dapil VII yang hadir lengkap, yakni Rahmat Rayyan Nasution, H. Syahrul Ependi Siregar, H. Syamsul Qamar, H. Aswin Parinduri, Derliana Siregar, Muniruddin Ritonga, Roby Agusman Harahap, H. Abdul Rahim Siregar, Hermansyah Lubis, dan H. Tondi Rona Tua.
“Terima kasih atas perjuangan terus-menerus demi kepentingan masyarakat Madina,” pungkasnya.(Id100)






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda