Breaking News
Memuat breaking news...

Ketua Umum MUI Sumut Kukuhkan MUI Deliserdang, Bupati: Pembangunan Harus Dibarengi Penguatan Nilai Agama

Redaksi
Redaksi
Senin, 5 Oktober 2026 - 2.32 PM WIB
Ketua Umum MUI Sumut Kukuhkan MUI Deliserdang, Bupati: Pembangunan Harus Dibarengi Penguatan Nilai Agama
Dr. H. Maratua Simanjuntak, mengukuhkan kepengurusan MUI Kabupaten Deliserdang masa khidmat 2026–2031 di Aula Cendana, Lantai II Kantor Bupati, Lubukpakam, Senin (5/10/26).(Waspada.id/syahril)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara (Sumu) , Dr. H. Maratua Simanjuntak, mengukuhkan kepengurusan MUI Kabupaten Deliserdang masa khidmat 2026–2031 di Aula Cendana, Lantai II Kantor Bupati, Lubukpakam, Senin (5/10/26).

Sebanyak 62 pengurus dikukuhkan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 30 orang dewan pertimbangan dan 32 orang pengurus harian. Pengukuhan ini merupakan tindak lanjut Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kabupaten Delierdang yang digelar pada Agustus 2026.

H.Maratua Simanjuntak menekankan, pentingnya akhlak ilmu dan kemandirian bagi seluruh jajaran MUI dalam menjalankan amanah organisasi serta memberikan manfaat bagi umat.

Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan memberi ucapan selamat kepada pengurus MUI yang baru dikukuhkan di Aula Cendana, Lantai II Kantor Bupati, Lubukpakam, Senin (5/10/26).(Waspada.id/syahril)

Ia mengingatkan para pengurus agar tidak hanya mengandalkan ilmu, tetapi juga mengedepankan adab dan akhlak dalam menjalankan tugas.

"Kalaupun kurang ilmunya, tetapi akhlaknya tinggi, itu yang paling benar di sisi agama Islam,” kata Maratua.

Untuk itu, pengurus MUI harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Karena itu, setiap perilaku yang berpotensi mengganggu orang lain juga perlu dihindari.

Selain persoalan akhlak, Maratua juga meminta pengurus MUI di tingkat kecamatan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa maupun unsur masyarakat. Ia mengingatkan jangan sampai keberadaan pengurus MUI di suatu wilayah tidak diketahui pemerintah setempat.

“Jangan sampai ada pengurus MUI yang ada di kecamatan tidak diketahui oleh kecamatan,”sebutnya .

Maratua juga kembali menegaskan, pentingnya kemandirian organisas. Komitmen tersebut menjadi salah satu arah yang didorong MUI secara nasional agar organisasi mampu memberikan kontribusi lebih besar kepada umat dan masyarakat.

“Kemandirian itu artinya pengurus MUI tidak boleh hidup dari MUI, tetapi harus menghidupi MUI. Tidak boleh mengharapkan sesuatu dari MUI, tetapi harus memberi untuk MUI,” pintanya.

Sementara itu, Bupati Deliserdang dr. H. Asri Ludin Tambunan menegaskan, Pemerintah Kabupaten Deliserdang akan terus membangun sinergi dengan MUI dalam pembinaan kehidupan keagamaan dan penguatan akhlakul karimah.

“Pemerintah Kabupaten Deliserdang tidak hanya memberikan bimbingan, tetapi pasti akan memberikan support terhadap Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Deliserdang,” tutur Asri Ludin.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur. Pembangunan harus dibarengi penguatan nilai agama dan sosial agar kehidupan masyarakat yang beragam tetap berjalan harmonis.

“Pembangunan fisik saja tidak akan menjadikan manusia betul-betul utuh. Tetap harus dibarengi dengan nilai-nilai keagamaan dan nilai-nilai sosial agar seluruh kerukunan dan keberagaman bisa berjalan dengan baik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Asri Ludin juga menyampaikan sejumlah gerakan keagamaan yang didorong Pemkab Deliserdang, seperti sedekah subuh, sedekah mengaji dan subuh berjamaah. Ia berharap program tersebut berharap, dukungan MUI serta organisasi kemasyarakatan Islam lainnya, termasuk Nahdlatul Ulama, Muslimat NU, Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Bupati menilai, pembinaan moral masyarakat merupakan tanggung jawab bersama, dan persoalan moral dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari penyalahgunaan narkoba, kemiskinan, ambisi berlebihan, hingga pemahaman yang keliru terhadap ajaran agama.

“Inilah tugas kita bersama untuk membangun akhlakul karimah di Kabupaten Deliserdang,” tegasnya.

Ia pun meminta seluruh pengurus MUI yang baru dikukuhkan tidak sekadar bangga menyandang status sebagai pengurus, tetapi aktif menjalankan amanah organisasi.

“Saya berharap seluruh pengurus yang tadi dilantik tidak hanya bangga menjadi bagian dari kepengurusan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Deliserdang, tapi aktiflah. Sekali lagi, aktiflah di dalam kepengurusan tersebut,” pesannya.

Ketua MUI Kabupaten Deliserdang, KH. Kaya Hasibuan, menyampaikan pengukuhan tersebut menjadi momentum dimulainya pengabdian para pengurus untuk periode 2026–2031.

Ia mengajak seluruh pengurus tidak menjadikan kepengurusan sebatas rutinitas organisasi, melainkan sebagai wadah untuk memberikan manfaat yang lebih besar kepada umat dan masyarakat.

“Berkhidmat bukan sekadar untuk menjalankan periode kepengurusan, tetapi bermakna memberikan pengabdian yang lebih besar kepada umat dan masyarakat. Pengabdian yang kita laksanakan hendaknya tidak hanya sebatas menjalankan rutinitas kepengurusan, tetapi benar-benar memberikan manfaat,” tutur Kaya.

Kaya Hasibuan juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Deliserdang atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sejak pelaksanaan Musda hingga pengukuhan kepengurusan MUI periode 2026–2031.

Kaya menjelaskan, pengukuhan tersebut berlandaskan hasil Musda MUI Kabupaten Deliserdang pada 24 Agustus 2026, serta Surat Keputusan MUI Provinsi Sumatera Utara tentang kepengurusan MUI Kabupaten Deliserdang masa khidmat 2026–2031.

Adapun pengurus yang dilantik yakni, Ketua Umum Drs .H.Kaya Hasibuan, Wakil Ketua Umum Dr.H.Khairul Anwar, Wakil Ketua Umum H.Mukctar Muklis ,SE

Wakil Ketua Umum Muhammad Fadhli Lubis, Sekretaris Umum H.Zulkarnaen S.Ag, M,Si, Bendahara Umum H.Surya S.pd

Turut kegiatan tersebut Staf Ahli, asisten, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kepala BNNK Deliserdang Kombes Pol M.Fadris Sangun Ratulana , Para Forkopimda, para Ulama Deliserdang ,serta sejumlah pejabat lainya.(id.28/syahril)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement