Breaking News
Memuat breaking news...

Kreatif Lawan Korupsi, Siswa Sukma Bangsa Raih Juara 1

Redaksi
Redaksi
Selasa, 22 September 2026 - 3.26 PM WIB
Kreatif Lawan Korupsi, Siswa Sukma Bangsa Raih Juara 1
Empat siswa SMA Sukma Bangsa Pidie meraih Juara 1 Lomba Video Pendek Pariwara Antikorupsi 2026. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SIGLI (Waspada.id): Berawal dari cerita sederhana tentang seorang bendahara kelas yang tergoda menggunakan uang field trip, empat siswa SMA Sukma Bangsa Pidie berhasil menyampaikan pesan antikorupsi secara kuat.

Karya berjudul “Dari Sebuah Kesempatan” itu meraih Juara 1 Kategori Pelajar pada Lomba Video Pendek Pariwara Antikorupsi Kabupaten Pidie 2026.

Lomba tersebut diselenggarakan Inspektorat Kabupaten Pidie dalam rangka mendukung gerakan Tapuga Pidie Bebas Korupsi dan Tulak Beuramphak.

Tim SMA Sukma Bangsa Pidie terdiri atas Cut Putroe Azizi, Lizia Naura, Naufal Aruli, dan Riziq Dhiaulhaq Dinur. Mereka berhasil mengungguli peserta lainnya melalui karya video yang mengangkat pentingnya kejujuran, tanggung jawab dan integritas.

Dalam video “Dari Sebuah Kesempatan”, dikisahkan seorang siswi yang dipercaya menjadi bendahara kelas. Ketika keinginannya membeli jam tangan tidak terpenuhi, ia tergoda menggunakan sebagian uang field trip yang dikelolanya.

Tindakan tersebut kemudian terus berulang. Kesadarannya muncul setelah mendapat kabar bahwa ayahnya tersandung kasus korupsi. Ia kemudian menyadari bahwa menggunakan uang yang bukan haknya, meskipun dimulai dari jumlah kecil, juga merupakan tindakan yang bertentangan dengan nilai integritas.

Pesan tersebut menjadi inti karya para siswa, bahwa pencegahan korupsi dapat dimulai dari lingkungan terdekat dan kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetisi itu diikuti 27 peserta kategori mahasiswa dan pelajar. Setelah melalui proses penilaian dewan juri, karya tim SMA Sukma Bangsa Pidie dinilai mampu menyampaikan pesan antikorupsi secara kreatif dan relevan.

Atas prestasi tersebut, tim pemenang memperoleh uang pembinaan Rp7,5 juta, trofi dan sertifikat.

Kepala SMA Sukma Bangsa Pidie, Sugeng Handayani, menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa.

Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kreativitas, kerja sama dan komitmen siswa dalam menyampaikan pesan tentang pentingnya kejujuran.

“Prestasi ini merupakan hasil dari kreativitas, kerja sama, dan komitmen para siswa dalam menyampaikan pesan yang sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Kami berharap pencapaian ini dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, serta menjadi generasi yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas,” ujar Sugeng.

Salah seorang anggota tim, Zizi, mengaku bersyukur atas prestasi tersebut. Ia berharap video yang dibuat dapat menjadi media untuk mengajak generasi muda membangun kebiasaan jujur dan bertanggung jawab.

“Melalui video ini kami ingin menunjukkan bahwa pencegahan korupsi dapat dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, seperti bersikap jujur, bertanggung jawab, dan berani mengatakan tidak terhadap kecurangan,” ujarnya.

Prestasi tersebut menambah deretan capaian siswa SMA Sukma Bangsa Pidie. Melalui karya “Dari Sebuah Kesempatan”, para siswa tidak hanya meraih penghargaan, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya membangun budaya antikorupsi sejak dari lingkungan sekolah. (id69)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement