Lawan China, Kesempatan Indonesia Akhiri Puasa Emas Beregu 28 Tahun

NAGOYA, Jepang (Waspada.id): Indonesia akan menghadapi China dalam final beregu putra bulutangkis Asian Games 2026, Kamis (24/9) mulai pukul 14.00 WIB.
Indonesia punya peluang mengakhiri puasa medali emas selama 28 tahun.
Indonesia sukses melangkah ke partai final setelah mengalahkan Thailand dengan skor 3-1. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Alwi Farhan, dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin jadi penyumbang poin untuk Indonesia di laga tersebut.
Di babak final, Indonesia akan menghadapi China. China lolos ke partai puncak setelah mengalahkan India dengan skor 3-1.
Keberhasilan Indonesia melangkah ke final membuat pasukan Merah-Putih punya peluang mengakhiri penantian panjang emas beregu putra di ajang Asian Games. Terakhir kali Indonesia juara adalah pada Asian Games 1998 yang berlangsung di Bangkok, Thailand.
Saat itu, Indonesia berhasil jadi juara dengan mengalahkan China di babak final. Saat itu, Indonesia mengakhiri Asian Games dengan catatan 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu dari cabang olahraga bulu tangkis.
Setelah momen itu, Indonesia sempat dua kali masuk ke final beregu putra Asian Games. Momen itu terjadi di 2002 dan 2018.
Pada Asian Games 2002 yang berlangsung di Busan, Korea Selatan, Indonesia kalah 1-3 dari tuan rumah. Sedangkan pada Asian Games 2018, pasukan muda Indonesia saat itu kalah 1-3 dari China yang lebih berpengalaman.
Kali ini, Indonesia punya kesempatan untuk menuntaskan penantian panjang. Di atas kertas, Indonesia lebih diunggulkan karena berstatus sebagai unggulan pertama. Namun China tidak bisa diremehkan begitu saja karena juga punya kualitas pemain yang seimbang dengan Indonesia. (id08/cnni)















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda