Breaking News
Memuat breaking news...

LPM USU Perkuat Aspek Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat Tamiang

Redaksi
Redaksi
Senin, 21 September 2026 - 3.24 PM WIB
LPM USU Perkuat Aspek Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat Tamiang
Ketua Tim Pengabdian Prof. Arlinda Sari Wahyuni (tengah) bersama peserta program PHBS serta peningkatan ekonomi pelaku UMKM pascabanjir di Desa Suka Mulia, Aceh Tamiang. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Upaya mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana banjir tidak hanya dilakukan melalui bantuan kemanusiaan, tetapi juga dengan penguatan kapasitas masyarakat dalam bidang kesehatan dan ekonomi.

Hal ini menjadi fokus kegiatan program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Peningkatan Ekonomi Para Pelaku UMKM Pasca Bencana Banjir, diselenggarakan Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Sumatera Utara (USU) di Desa Suka Mulia, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang, kemarin.

Kegiatan melibatkan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, menghadirkan Ketua Tim Pengabdian Prof. Dr. dr. Arlinda Sari Wahyuni, M.Kes., FISCM., Sp.KKLP., Subsp. FOMC sebagai narasumber utama.

Dalam penyampaian materinya di hadapan peserta, kemarin, Prof. Arlinda menekankan bahwa bencana banjir tidak hanya berdampak terhadap kerusakan infrastruktur dan menurunnya aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai penyakit akibat buruknya kondisi sanitasi dan kebersihan lingkungan.

“Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar dalam mencegah munculnya berbagai penyakit pascabencana. Masyarakat perlu membiasakan mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan air bersih, serta mengelola sampah dengan baik agar kualitas kesehatan tetap terjaga,” jelas Prof. Arlinda.

Kepada wartawan di Medan, Senin (21/9/20026), Ia menyampaikan, selain membahas aspek kesehatan, pihaknya juga memberikan motivasi kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar mampu bangkit kembali setelah terdampak banjir. Menurutnya, pemulihan ekonomi harus dilakukan secara bertahap melalui penguatan keterampilan, peningkatan kualitas produk, inovasi usaha, hingga kemampuan memanfaatkan peluang pasar yang tersedia.

Ia menjelaskan bahwa ketahanan ekonomi keluarga merupakan salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana. Oleh karena itu, pelaku UMKM didorong untuk tetap produktif dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki serta membangun semangat kolaborasi antarwarga.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut juga menjadi wadah edukasi dan diskusi antara tim akademisi dengan masyarakat mengenai berbagai tantangan yang dihadapi setelah bencana.

Menurutnya, para peserta tampak antusias mengikuti sesi penyuluhan dan berdialog secara langsung mengenai penerapan PHBS serta strategi pengembangan usaha yang sesuai dengan kondisi daerah.

Program itu merupakan bagian dari komitmen Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pendekatan dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan masyarakat, tetapi juga menyentuh sektor pemberdayaan ekonomi agar masyarakat memiliki kemampuan untuk bangkit secara mandiri.

Melalui sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan Desa Suka Mulia mampu menjadi contoh desa yang tangguh dalam menghadapi dampak pascabencana, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta pemberdayaan UMKM diharapkan dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Kegiatan turut didukung tim pengabdian, terdiri Drs. Syarifah, MS, Prof. Dr. Khaira Amalia Fachrudin, S.E.Ak., MBA, serta dr. Tilailli Ibrahim, M.Kes., PKK., Sp.KKLP., Subsp. FOMC, yang bersama-sama memberikan pendampingan dan penguatan kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan program pengabdian 2026.(wsp.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement