Breaking News
Memuat breaking news...

Melalui Kerja Kolektif, Cabdin Aceh Utara Pacu Peningkatan Mutu Pendidikan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 8 Juli 2026 - 10.36 AM WIB
Melalui Kerja Kolektif, Cabdin Aceh Utara Pacu Peningkatan Mutu Pendidikan
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., bersama siswa dan guru berprestasi.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LHOKSUKON (Waspada.id): Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara menilai kerja kolektif bersama seluruh jajaran telah mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut. Hal itu ditandai dengan capaian peringkat kelima se-Provinsi Aceh pada hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta lahirnya sejumlah guru dan siswa berprestasi di berbagai bidang.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., Rabu (8/7) mengatakan bahwa mengemban amanah memimpin pendidikan di wilayah seluas dan sekompleks Kabupaten Aceh Utara bukanlah perkara mudah. Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan memerlukan strategi yang tepat, kerja keras, serta kolaborasi dari seluruh pihak secara kolektif.

Sejak diberi amanah oleh Gubernur Aceh pada 19 Mei 2025, Muhammad Johan telah memimpin Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Kabupaten Aceh Utara selama satu tahun. Dalam periode tersebut, ia membawa sejumlah perubahan melalui pendekatan yang tidak hanya berbasis data, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan di tingkat akar rumput.

"Begitu dilantik, langkah pertama saya adalah terjun langsung ke lapangan. Saya ingin melihat kondisi riil, mendengar langsung apa yang menjadi keluhan dan permasalahan di sekolah-sekolah," jelas Muhammad Johan.

Setelah turun langsung ke lokasi SMA, SMK, dan SLB di Aceh Utara itulah, Johan merumuskan sebuah cetak biru perubahan yang kemudian ia tuangkan dalam sebuah buku berjudul Budaya Mutu di Aceh Utara. Buku ini telah menjadi panduan praktis yang menawarkan model "Kepemimpinan Transformasi" bagi para kepala sekolah dan model pembelajaran inovatif "Aneuk Mutuah" bagi para guru.

Kepemimpinan Johan sempat diuji ketika banjir melanda Aceh Utara. Infrastruktur pendidikan terdampak dan sejumlah aktivitas pembelajaran terganggu. Namun, tim Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara tetap bergerak cepat dalam melakukan penanganan.

"Kami bekerja bersama tim tanpa henti. Sekolah-sekolah yang terdampak banjir kami atasi satu per satu. Alhamdulillah, saat ini semua sudah teratasi. Guru, siswa, dan masyarakat kini sudah bisa menikmati kembali gedung sekolah yang layak dan nyaman untuk proses belajar-mengajar," ungkapnya.

Tak ingin terjebak dalam zona nyaman pasca-bencana, Johan bergerak maju dengan menerapkan sistem Kontrak Kinerja bersama seluruh kepala sekolah. Kontrak ini mengikat komitmen bersama untuk mendongkrak mutu pendidikan melalui lima subjek utama, siswa, guru, tenaga kependidikan (Tendik), kepala sekolah, dan lingkungan sekolah. Kelima item ini dirajut menjadi satu kekuatan untuk bergerak bersama menjemput prestasi.

Strategi Johan mulai berbuah manis. Kerja keras kolektif ini sukses mengantarkan Aceh Utara menembus peringkat kelima tingkat Provinsi Aceh dalam seleksi SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes).

"Lulusan SNBT ini murni hasil kompetensi dan pengetahuan siswa, bukan mengada-ada. Meskipun kita masih harus mengejar ketertinggalan dari Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Tamiang, dan Bireuen, ini adalah lompatan besar," jelas Johan optimis.

Sebanyak 529 siswa Aceh Utara dari berbagai tingkatan berhasil mengukir prestasi gemilang. Mulai dari siswa SMAN 1 Nisam yang terbang ke Malang untuk berkompetisi di tingkat nasional, siswa SMAN 1 Kutamakmur, hingga lulusan SMAN 1 Dewantara yang berhasil menembus perguruan tinggi luar negeri serta jurusan-jurusan bergengsi seperti kedokteran.

Sejumlah 31 murid SMA di Aceh Utara juga lolos Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) tahun 2026 yang digelar oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kemendikdasmen RI. Mereka kini tengah bersiap menghadapi kompetisi tingkat Provinsi (OSN-P) pada 27-29 Juli 2026 mendatang.

Dalam ajang bergengsi ini, SMAN 1 Nisam tampil sebagai penyumbang delegasi terbanyak dengan 8 siswa, disusul SMAN 1 Dewantara (7 siswa), dan SMAN 2 Sawang (6 siswa).

"Saya bersyukur dan mengapresiasi mendalam atas prestasi anak-anak kita. Bagi yang lolos, segera persiapkan diri dengan latihan intensif. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Jadikan ini motivasi berharga untuk masa depan," pesan Johan menyemangati.

Guru Berprestasi

Selain itu sejumlah guru juga berhasil meraih prestasi. Untuk tingkat kabupaten, Yenni Ernita, S.Si., M.Pd (SMAN 1 Nisam) meraih Juara I Guru Prestasi, disusul Hamzatul Iqbal, S.T (SMKN 1 Tanah Jambo Aye) sebagai Juara I Apresiasi Guru SMK Berprestasi, serta partisipasi aktif Ridha Meutiya, S.Pd (SMAN 1 Banda Baro).

Tingkat provinsi dan nasional, Saripah Daulay, S.Pd.I., M.Pd (SMAN 1 Banda Baro) Juara I Apresiasi GTK 2025 Kategori Pelopor Komunitas Belajar Guru SMA/SMK/SLB Provinsi Aceh. Rahmi, S.Sos., Gr (SMAN 1 Kutamakmur) berprestasi dalam program bimbingan konseling dan kesehatan mental provinsi.

Sementara itu, Hendra Saputra, S.Pd (SMKN 1 Lhoksukon) berhasil meraih Juara II Festival Vokasi Satu Hati Kontes Guru SMK Mitra Binaan AHM. Ismayani, S.Pd (bidang literasi) dan Nurhayati, S.Pd (Bimtek Nasional Kimia Terapan) dari SMAN 1 Kutamakmur.

Prestasi Olahraga

Lebih menyentuh lagi, Zurratuljinan siswi SMAN-1 sekolah pedalaman Sawang, berhasil meraih medali perunggu pada ajang Kejuaraan Taekwondo Aceh Student Championship.

"Semua ini demi mewujudkan visi-misi Bapak Gubernur di bidang pendidikan melalui arahan Kadis Pendidikan Aceh, membangun pendidikan Aceh yang mampu bersaing secara sehat dan berkelanjutan," pungkas Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd.(id71)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement