Breaking News
Memuat breaking news...

Momen Kontroversial Saat Argentina Menang Dramatis Atas Mesir

Redaksi
Redaksi
Rabu, 8 Juli 2026 - 5.57 AM WIB
Momen Kontroversial Saat Argentina Menang Dramatis Atas Mesir
Kubu Mesir melakukan protes keras pada wasit Francois Letexier. Reuters
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DALLAS (Waspada.id): Argentina berhasil mengalahkan Mesir dengan skor dramatis 3-2. Ada dua momen kontroversial yang menyulut kekecewaan di kubu Mesir dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026 tersebut.

Mesir benar-benar memberikan perlawanan sengit pada Argentina. Mereka bahkan bisa unggul dua gol lewat Yasser Ibrahim dan Mostafa Zico.

Keunggulan 2-0 itu bisa bertahan hingga memasuki menit ke-78 sebelum akhirnya Argentina membuat tiga gol balasan lewat Cristian Romero (79), Lionel Messi (84), dan Enzo Fernandez (90+2).

Di balik kemenangan Argentina, ada dua momen yang dianggap kontroversial oleh kubu Mesir.

Pertama, gol Mostafa Zico di menit ke-58 yang dianulir. Mesir sempat unggul 2-0 lewat Mostafa Zico di menit ke-58. Gol ini berawal dari skema serangan balik Mesir.

Mesir berhasil memenangkan perebutan bola yang ketika itu dikuasai Lisandro Martinez di daerah pertahanan Mesir. Dalam skema serangan balik, umpan terobosan Mohamed Salah lalu diteruskan jadi gol oleh Zico.

Zico sudah merayakan gol hingga membuka kostum miliknya. Namun ternyata wasit Francois Letexier memutuskan pelanggaran setelah berdiskusi dan meninjau monitor VAR.

Marwan Attia dinilai melakukan pelanggaran dengan menginjak kaki Lisandro dalam perebutan bola.

Protes sempat disuarakan oleh Zico dan kubu Mesir atas gol yang dianulir ini.

Kedua, gol Enzo Fernandez di masa injury time. Enzo Fernandez berhasil mencetak gol kemenangan Argentina di menit kedua masa injury time. Umpan silang akurat yang dilepaskan Lautaro Martinez bisa disundul oleh Enzo Fernandez ke pojok gawang.

Gol itu diprotes bukan karena offside melainkan karena kubu Mesir menganggap sudah lebih dulu terjadi pelanggaran dalam proses serangan balik tersebut saat bola masih di daerah pertahanan Argentina.

Wasit Francois Letexier juga tak mengabulkan permintaan pemain-pemain Mesir untuk meninjau momen tersebut lewat monitor VAR. Protes keras dilakukan pemain Mesir dan staf yang ada di bangku cadangan.

Letexier bahkan sempat mengeluarkan kartu ketika staf timnas Mesir terus menyuarakan protes dan cenderung emosional. Protes kubu Mesir di momen gol Enzo ini terasa lebih keras dibanding saat gol Zico dianulir. (id08/rtr)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement