Breaking News
Memuat breaking news...

Mulai 1 Oktober, Truk Tonase Besar Dilarang Masuk Sidikalang, Pemkab Dairi Sosialisasikan Jalur Ringroad

Redaksi
Redaksi
Rabu, 30 September 2026 - 9.25 PM WIB
Mulai 1 Oktober, Truk Tonase Besar Dilarang Masuk Sidikalang, Pemkab Dairi Sosialisasikan Jalur Ringroad
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DAIRI (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Dairi terus menyosialisasikan pengaktifan Jalan Ringroad Huta Rakyat–Kuta Padang sebagai jalur bagi kendaraan truk bertonase besar. Kebijakan tersebut mulai berlaku 1 Oktober 2026, dengan melarang truk bertonase besar melintasi kawasan Kota Sidikalang dan mengalihkannya melalui jalur ringroad.

Sosialisasi dilakukan dengan cara berbeda. Pemkab Dairi menggelar lomba tarik tambang di kawasan ringroad, Selasa (29/9/2026). Selain menjadi ajang olahraga dan hiburan, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait perubahan jalur lalu lintas truk.

Lomba diikuti masyarakat dari Desa Belang Malum, Desa Huta Rakyat, Kelurahan Huta Gambir, dan Kelurahan Sidiangkat serta disaksikan langsung Bupati Dairi Vickner Sinaga.

Bupati Dairi mengatakan, mulai 1 Oktober seluruh truk bertonase besar tidak diperbolehkan lagi melintas di dalam Kota Sidikalang dan akan diarahkan menggunakan Ringroad Huta Rakyat–Kuta Padang.

“Seluruh truk dilarang melewati kota dan akan melintasi jalan ini. Kita harapkan agar tidak ada pungli di area ringroad saat truk melintas. Sosialisasikan juga kepada masyarakat lainnya terkait pengaktifan jalan ringroad ini,” ujar Vickner.

Ia menegaskan, lomba tarik tambang bukan bagian dari kegiatan operasional pengalihan truk, melainkan kegiatan olahraga dan hiburan yang sekaligus menjadi momentum sosialisasi kepada masyarakat menjelang diberlakukannya kebijakan tersebut.

Dalam pertandingan kategori putra, Desa Belang Malum keluar sebagai juara pertama, disusul Kelurahan Sidiangkat di posisi kedua, Kelurahan Huta Gambir di posisi ketiga, dan Desa Huta Rakyat di posisi keempat. Sementara kategori putri mempertemukan perangkat Desa Belang Malum dengan kader posyandu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Dairi Surung Charles Bantjin, para asisten dan staf ahli bupati, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Dairi. [***]

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement