Nakes PPPK di Madina Keluhkan Gaji Sering Terlambat, Kadis Kesehatan: Masih Menunggu Proses Eksaminasi di Gubsu


PANYABUNGAN (Waspada.id): Puluhan tenaga kesehatan berstatus PPPK yang bertugas di 26 Puskesmas dan RSUD Panyabungan mengeluhkan keterlambatan pembayaran gaji yang kerap terjadi tanpa penjelasan resmi. Hingga Kamis (8/10/2026), gaji mereka belum diterima, padahal pelayanan kesehatan tetap berjalan penuh.
"Kami hanya minta kepastian gaji kami dibayar. Ini sudah tanggal 8 Oktober dan belum ada kejelasan," ujar sejumlah nakes yang meminta identitasnya dirahasiakan di RSUD Panyabungan. Keterlambatan ini membuat mereka kesulitan mengatur kebutuhan sehari-hari, terlebih merasa diperlakukan berbeda dibanding PPPK di instansi lain yang gajinya lebih teratur. Selama ini saat ditanya, mereka hanya diminta menunggu tanpa informasi jelas soal jadwal pembayaran.
Kadis Kesehatan Mandailing Natal, drg. Firdaus Nasution, membenarkan adanya keterlambatan tersebut. Ia menjelaskan pencairan yang sebelumnya dikelola BPKAD kini beralih ke Dinas Kesehatan, sementara perubahan APBD baru disahkan 29 September 2026.
"Informasinya, berkas sedang dalam proses eksaminasi di Kantor Gubernur Sumut sekitar dua minggu. Setelah selesai, gaji akan segera dibayarkan," ungkapnya.
Para nakes berharap Pemkab Madina, BKPSDM, dan instansi terkait segera memberikan penjelasan terbuka serta kepastian jadwal pembayaran gaji agar hak mereka dapat diterima tepat waktu. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi tertulis dari Bupati Madina maupun BPKAD.(id100)























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda