Breaking News
Memuat breaking news...

PAPPRI Madina Berbagi Kasih dengan 34 Anak Yatim, Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 2.10 PM WIB
PAPPRI Madina Berbagi Kasih dengan 34 Anak Yatim, Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

PANYABUNGAN (Waspada.id): Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar kegiatan silaturahmi dan tatap muka yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada 34 anak yatim, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor PAPPRI Madina, Jalan Lintas Timur, Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan di antara pengurus dan anggota PAPPRI Madina sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim.

Melalui kegiatan tersebut, PAPPRI Madina menunjukkan bahwa keberadaan organisasi seniman tidak hanya berfokus pada pengembangan seni dan musik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat.

Santunan yang diberikan kepada 34 anak yatim diharapkan dapat membawa kebahagiaan serta menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang kepada mereka.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi pengurus dan anggota untuk memperkuat kebersamaan serta membangun komitmen dalam menjalankan program-program organisasi, baik di bidang seni, musik, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

PAPPRI Madina diharapkan terus menjadi wadah bagi para penyanyi, pencipta lagu, dan pemusik untuk mengembangkan kreativitas sekaligus berkontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Mandailing Natal.

Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian, PAPPRI Madina berupaya menanamkan nilai bahwa karya seni akan semakin bermakna ketika dibarengi dengan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan silaturahmi dan santunan anak yatim ini menjadi salah satu wujud nyata bahwa semangat berkesenian dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. (id100)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement