Breaking News
Memuat breaking news...

Pasar Modal di Pematangsiantar Diharapkan Awal untuk Membangun Penghasilan PNS Muda

Redaksi
Redaksi
Rabu, 30 September 2026 - 5.37 PM WIB
Pasar Modal di Pematangsiantar Diharapkan Awal untuk Membangun Penghasilan PNS Muda
Wali Kota Wesly Silalahi membuka saat membuka kegiatan Edukasi Pasar Modal di Aula Disdik Pematangsiantar. (Waspada.id/Diskominfosiantar)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PEMATANGSIANTAR (Waspada.id): Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi membuka secara resmi kegiatan Edukasi Pasar Modal untuk Kalangan PNS Muda, UMKM, TP PKK, dan Bhayangkari. Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pendidikan Jalan Merdeka, Rabu (30/9/2026).

Pada kesempatannya, Wesly menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari implementasi program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Pematangsiantar Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya bagi PNS/ASN usia produktif, generasi muda, pelaku UMKM, penggerak PKK, dan Bhayangkari.

"Saya berharap peserta memahami berbagai instrument pasar modal, mekanisme menjadi investor, pengenalan Single Investor Identification (SID) dan rekening efek, prinsip diversifikasi, investasi jangka panjang, serta cara mengenali investasi yang legal, dan menghindari penipuan maupun investasi ilegal," ucap Wesly.

Khusus kepada PNS/ASN usia produktif dan generasi muda, Wesly sebut kegiatan tersebut menjadi awal untuk membangun kebiasaan mengelola penghasilan secara sehat dan terencana.

"Kepada para pelaku UMKM, edukasi ini diharapkan memperluas wawasan mengenai pengelolaan surplus usaha, diversifikasi asset, serta pilihan pembiayaan dan investasi yang sesuai dengan tahap perkembangan usaha," katanya.

Wesly mengapresiasi sinergi TPKAD Pematangsiantar dengan Bursa Efek Indonesia Perwakilan Sumatera Utara dan BRI Danareksa Sekuritas dalam penyelenggaraan kegiatan. Dia meminta edukasi tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dilanjutkan dengan pemahaman praktis, pengenalan profil, risiko, simulasi pembukaan rekening efek atau SID secara sukarela serta edukasi berkelanjutan.

"Semoga kegiatan Edukasi Pasar Modal Tahun 2026 memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta dan menjadi langkah positif dalam membangun masyarakat Pematangsiantar yang semakin Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras," kata dia mengakhiri.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdako Sari Dewi Rizkiyani Damanik dalam laporannya menyampaikan tujuan kegiatan tersebut sebagai bagian dari implementasi program kerja TPAKD Pematangsiantar 2026.

Manfaat yang diharapkan yakni meningkatnya pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai berbagai instrumen investasi di pasar modal. Sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak, terukur, dan sesuai kemampuan serta profil risikonya.

Selain itu, Sari bilang, kegiatan diharapkan dapat mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, pelaku UMKM, penggerak PKK, dan Bhayangkari.

"Peserta kegiatan yakni para PNS muda di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar usia produktif, Tim Penggerak PKK Pematangsiantar, pelaku UMKM, dan anggota Bhayangkari Polres Pematangsiantar, dengan total 100 peserta," katanya. (Ata)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement