Pelindo Regional 1 Tanjung Balai Asahan Ikut Relawan Mengajar Di Wilayah 3T

TANJUNGBALAI (Waspada.id): PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Tanjung Balai Asahan berpartisipasi dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Relawan Mengajar melalui Port Captain Inspirasi 2026 di SMP Negeri 8 Satu Atap Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, 16–17 September 2026.
Program tersebut merupakan bentuk kepedulian Pelindo terhadap peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pengembangan karakter generasi muda di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Melalui kegiatan ini, para relawan berbagi pengetahuan sekaligus memperkenalkan dunia maritim kepada pelajar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelepasan relawan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Museum Maritim Indonesia, 8 September 2026. Acara berlangsung secara langsung dan daring sebagai persiapan para peserta menuju wilayah penugasan.
Selanjutnya, pada 16 September 2026, Pelindo menggelar pembukaan program di SMP Negeri 8 Satu Atap Woja. Kegiatan meliputi penyerahan bantuan dan revitalisasi sekolah, edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian vitamin kepada siswa.
Sehari kemudian, relawan melaksanakan kegiatan mengajar melalui empat sesi utama, yakni Inspirasi dan Motivasi, Dunia Maritim, Kepemimpinan, serta Kelas Kreatif. Para pelajar diajak mengenali potensi diri, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kreativitas, dan berani meraih cita-cita.

Relawan bersama para siswa menunjukkan hasil karya dalam kegiatan Kelas Kreatif Port Captain Inspirasi 2026 di SMP Negeri 8 Satu Atap Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Waspada.id/Ist
Selain mendapatkan pengalaman belajar, siswa juga menerima bantuan tas sekolah untuk menunjang aktivitas pendidikan. Suasana berlangsung penuh keakraban dengan melibatkan relawan, guru, dan peserta didik.
Perwakilan Pelindo Regional 1 Tanjung Balai Asahan, Elizabeth Hariani, mengatakan keterlibatannya dalam program tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi pengetahuan sekaligus belajar dari semangat anak-anak di daerah.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar mengajar, tetapi juga tentang menghubungkan manusia, membuka peluang, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Elizabeth.
Menurutnya, dunia kepelabuhanan memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar mendukung aktivitas transportasi dan distribusi barang. Pelindo juga berupaya memberikan kontribusi bagi pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan sosial dan pendidikan.
“Bekerja di pelabuhan bukan hanya menghubungkan kapal dan barang, tetapi juga membuka jalan bagi anak-anak untuk berani bermimpi dan meraih masa depan,” katanya.
Elizabeth berharap pengalaman yang diperoleh para siswa dapat menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Kehadiran relawan juga diharapkan mampu memperluas wawasan mereka mengenai berbagai peluang masa depan, termasuk di sektor maritim.
Program Port Captain Inspirasi 2026 kemudian ditutup pada 19 September 2026 di Kelapa Gading, Jakarta, dengan dihadiri Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pendidikan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. [***]















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda