Breaking News
Memuat breaking news...

Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan, Polbangtan Kementan Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Program KRPL

Redaksi
Redaksi
Jumat, 25 September 2026 - 4.05 PM WIB
Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan, Polbangtan Kementan Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Program KRPL
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), mengajak warga mengubah lahan pekarangan menjadi sumber pangan mandiri dan bernilai ekonomi. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat setempat, panitia pelaksana, tim lapangan, fasilitator serta mahasiswa Polbangtan Medan.

Kementerian Pertanian memberikan dukungan penuh pada program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang kini juga dikenal melalui optimalisasi Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk memperkuat kemandirian pangan dari tingkat keluarga. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyambut baik inisiatif ini.

"Ketahanan pangan tidak hanya dibangun di lahan luas, tetapi juga bermula dari rumah masing-masing. Pekarangan yang dirawat dengan baik adalah benteng pangan keluarga. Melalui KRPL, kita buktikan bahwa setiap jengkal tanah dapat memberi manfaat — memenuhi kebutuhan dapur sekaligus meningkatkan pendapatan warga," kata Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menegaskan pentingnya pemberdayaan Masyarakat. Pengabdian seperti KRPL menjadikan ilmu pertanian benar-benar turun ke lapangan dan dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.

“Ini adalah wujud nyata penyuluhan yang memberdayakan — mengajarkan warga mandiri menyediakan pangan sendiri dari lingkungan tempat tinggalnya," kata Arsanti.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin menyatakan kegiatan ini selaras dengan visi pendidikan pertanian. Lulusan pertanian tidak hanya harus pintar di kelas, tetapi juga mampu turun ke tengah masyarakat.

“Program KRPL melatih mahasiswa sekaligus memberdayakan warga dalam mendaptkan dua manfaat sekaligus untuk ketahanan pangan yang kokoh dari tingkat keluarga," kata Amin.

Dalam sambutannya, Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap menekankan bahwa pemanfaatan lahan tidak harus bergantung pada ketersediaan lahan yang luas.

“Kegiatan pengabdian masyarakat melalui program KRPL tentunya kita harus hadir di tengah masyarakat untuk memberdayakan segala potensi yang ada, karena kegiatan pertanian bukan harus dengan lahan yang luas, tetapi dapat dilakukan melalui pemanfaatan lahan pekarangan dengan berbagai pengembangan tanaman hortikultura,” kata Nurliana.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Desa Lalang, Indrayani Nasution menyampaikan bahwa pemanfaatan pekarangan dapat memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan pangan keluarga sekaligus berpotensi menambah pendapatan masyarakat.

“Dengan memanfaatkan pekarangannya masing-masing mempunyai hasil, minimal untuk ketersediaan dapurnya masing-masing dan jika bisa dapat menambah pendapatan,” ungkapnya.

Selanjutnya kegiatan penyerahan bibit secara simbolis kepada masyarakat dan sesi foto bersama. Pemberian bibit tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan dalam pelaksanaan Program KRPL untuk mendorong masyarakat mulai memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.

Pada kesempatan yang sama, Wikka Sasvita, Dosen Polbangtan Medan menyampaikan materi mengenai budidaya tanaman sayuran. Materi tersebut memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai teknik budidaya sayuran serta cara memanfaatkan lahan pekarangan agar dapat menghasilkan pangan secara mandiri.

Tidak hanya mendapatkan materi secara teori, masyarakat juga ikut dalam pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal) yang dipandu oleh mahasiswa Polbangtan Medan. Melalui kegiatan ini, Masyarakat memperoleh pengalaman secara langsung mengenai proses pembuatan dan pemanfaatan MOL dalam mendukung kegiatan budidaya tanaman.

Beruntungnya masyarakat yang ikut dalam kegiatan ini mendapatkan gratis bibit cabai, bibit tomat, benih awi, benih bayam, benih kangkong, bibit seledri, bibit bawang merah, bibit pakchoy, polybag, NPK dan Urea. Semoga Masyarakat dapat memanfaatkan lingkungannya masing-masing dengan menanam bibit dari Polbangtan Medan. Bibit tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan serta mengembangkan pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan.

Program KRPL ini tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga memberikan pengalaman praktis kepada masyarakat dalam budidaya tanaman dan pembuatan MOL. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh untuk menjadikan pekarangan sebagai lahan produktif yang dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Polbangtan Medan terus mendorong pemanfaatan potensi pekarangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan keterampilan masyarakat, dan mendukung penerapan pertanian berkelanjutan. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement