Pemberian Award Bagi Industri Asuransi Modal Mencari Mitra

JAKARTA (Waspada.id): Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia Yulius Bhayangkara menilai, pemberian penghargaan atau award bagi pelaku industri asuransi merupakan modal untuk mencari mitra dengan pihak lain. Karena award akan menjadi acuan potensi rekan bisnis mencari mitra.
"Dari award yang di terima itu maka mitra yang ingin bekerja sama yakin bahwa perusahaan asuransi itu miliki kapabilitas yang baik," katanya dalam Top Digital Financial Award (TDFA) 2026 Media Asuransi di kutip Rabu (7/10/2026).
Award, lanjutnya, merupakan pembuktian bahwa pelaku industri asuransi tersebut memiliki reputasi bagus di bidangnya. Sehingga perusahaan lain yang ingin mitra merasa yakin. Apalagi pemberian award tersebut diberikan oleh lingkup ekosistem asuransi sendiri.
Yulius juga menegaskan, pentingnya kesiapan industri asuransi nasional dalam menghadapi era transformasi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Menurutnya, penguasaan teknologi bukan sekadar otomatisasi proses bisnis, melainkan fondasi utama dalam menentukan arah masa depan industri.
Peran digitalisasi kini telah meresap ke dalam seluruh aspek kehidupan dan kegiatan operasional. Hadirnya AI dan teknologi yang semakin canggih telah mempermudah akses pengetahuan bagi semua pihak, sehingga industri dituntut untuk bergerak lebih cepat dan tanggap,” tambah Yulius.
Menurutnya, Top Digital Financial Award bukan cuma bicara soal digitalisasi dan otomatisasi, tetapi dorongan bagi industri asuransi untuk mempersiapkan era yang terus berubah. Ajang Top Digital Finansial Award itu salah satu bagian untuk mendorong bagaimana industri asuransi bersiap berubah dan mengandalkan kepentingannya.
Yulius juga menegaskan industri asuransi perlu melakukan penyesuaian produk agar tidak sekadar menawarkan perlindungan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dan permasalahan masyarakat. Hal ini menjadi penting untuk menumbuhkan minat masyarakat berasuransi.
“Kita harus relevan dan kita provide solution, jadi kita solution based transaction it’s not just product based transaction bukan cuma produk yang kita siapkan tetapi kita tahu apa yang dibutuhkan dan kita provide solution,” ujarnya.
Penetrasi internet Indonesia yang baik dan didukung jaringan 5G, mendongkrak percepatan internet. Pendorong utamanya adalah generasi muda yang melek teknologi. Sehingga mendorong Indonesia mengalami kemajuan pesat dalam digitalisasi sektor keuangan.
Untuk mengapresiasi hal tersebut, Media Asuransi kembali menggelar acara penghargaan Top Digital Financial Award (TDFA) 2026. Pada tahun 2026 ini, Media Asuransi menyelenggarakan TDFA untuk yang keempat kalinya. Dalam dua penyelenggaraan sebelumnya dengan nama Digital Financial Excellence Awards (DFEA). Kemudian di dua tahun terakhir menggunakan nama Top Digital Financial Awards (TDFA),” ujar Plt. Direktur PT Media Asuransi Indonesia, S. Edi Santosa.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Dewan Juri Top Digital Financial Awards 2026, Axl Nakata, mengatakan bahwa penghargaan ini memiliki makna yang penting di masa sekarang. Hal ini seiring dengan perubahan yang terjadi di dunia digital, juga di tengah tantangan perekonomian dan geopolitik global yang tak menentu beberapa tahun terakhir.
"Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi industri keuangan untuk terus beradaptasi dan berinovasi, menghadirkan solusi dan layanan keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Ditambahkan bahwa tim peneliti panitia bekerja sama dengan tim peneliti Pinnacle Analytics Indonesia, melakukan riset dengan berbagai pendekatan. Penilaian bersumber dari survei pengguna berbasis web (CAWI) terhadap lebih dari 1.000 responden di seluruh Indonesia, sehingga hasilnya sepenuhnya mencerminkan pengalaman nyata nasabah dalam memakai layanan keuangan digital sehari-hari
Pada tahun 2026, dengan mengusung tema “From Data to Understanding - Customer Insight, Hyper-Personalization, and the Rise of Human-Centered Digital Finance” terdapat 82 penghargaan yang diserahkan kepada 82 perusahaan peraih Top Digital Financial Award 2026.
Tema ini diusung dengan tujuan untuk memberikan pengakuan dan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan dalam industri ini, yang telah berhasil melakukan transformasi digital yang memberi kontribusi signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui inovasi digital. Hal pertama yang perlu diubah adalah paradigma yang semula menekankan pada akses, kini menjadi ke memberikan pengalaman.
Adapun perusahaan peraih Top Digital Financial Award 2026 Media Asuransi, adalah:
Bank KBMI 1 (Modal Inti s/d Rp6 Triliun)
1 PT Bank Digital BCA
2 PT Super Bank Indonesia
3 PT Bank Raya Indonesia Tbk
4 PT Krom Bank Indonesia Tbk
5 PT Bank Aladin Syariah Tbk
6 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
Bank KBMI 2 (Modal Inti Rp6 Triliun-Rp14 Triliun)
1 PT Bank Seabank Indonesia
2 PT Bank Jago Tbk
3 PT Allo Bank Indonesia Tbk
4 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur
5 PT Bank Mandiri Taspen
Bank KBMI 3 (Modal Inti Rp14 Triliun-Rp70 Triliun)
1 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
2 PT Bank CIMB Niaga Tbk (Id88)


















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda