Breaking News
Memuat breaking news...

Pemkab Abdya Sinkronkan RPJMG-P, Program Gampong Diminta Tak Tumpang Tindih

Redaksi
Redaksi
Jumat, 2 Oktober 2026 - 7.54 PM WIB
Pemkab Abdya Sinkronkan RPJMG-P, Program Gampong Diminta Tak Tumpang Tindih
Rakornis penyusunan tata kerja pelaksanaan fasilitasi perubahan RPJMG-P di Aula DPMPPPP Abdya. Pemkab Abdya menekankan pentingnya sinkronisasi agar program pembangunan gampong tidak tumpang tindih dengan agenda Pemkab, Jumat (2/10). Waspada.id/Syafrizal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BLANGPIDIE (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memperkuat sinkronisasi perencanaan pembangunan gampong agar program yang disusun di tingkat desa tidak berjalan sendiri maupun beririsan dengan agenda pembangunan kabupaten.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi teknis penyusunan tata kerja pelaksanaan fasilitasi perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Gampong (RPJMG-P) yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMPPPP) Abdya, Jumat (2/10), di aula dinas tersebut.

Plt. Kepala DPMPPPP Abdya, Jufri, S.Ag., M.M., menegaskan, perubahan RPJMG-P harus ditempatkan sebagai bagian dari satu kesatuan perencanaan pembangunan daerah. Karena itu, arah pembangunan gampong perlu diselaraskan dengan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Abdya dan prioritas pembangunan kabupaten.

“RPJMG-P harus disusun selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati, serta prioritas pembangunan daerah. Maka dari itu, peran semua unsur terkait penyusunan RPJMG-P sangat diperlukan,” ujar Jufri.

Menurutnya, perubahan dokumen RPJMG-P bukan sekadar menyesuaikan administrasi perencanaan. Lebih dari itu, dokumen tersebut harus mampu menjadi pedoman bagi gampong dalam menentukan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Jufri mengatakan, dinamika regulasi, kebijakan pemerintah, dan kondisi masyarakat menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam penyusunan perubahan RPJMG-P.

“Jangan sampai program yang direncanakan di gampong justru tumpang tindih dengan program pemerintah kabupaten. Karena itu, perencanaan harus melihat kebutuhan, potensi, dan data yang ada di masing-masing gampong,” katanya.

Ia berharap proses perubahan RPJMG-P dapat menghasilkan perencanaan yang lebih terarah, terukur, dan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dokumen ini jangan hanya selesai sebagai dokumen. Yang lebih penting adalah bagaimana perencanaan itu kemudian menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung target pembangunan daerah,” ujar Jufri.

Sementara itu, Kepala Bapperida Abdya, Sufrinaldi, S.H., melalui Kabid Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan, Cut Irfan Yuanna, S.K.M., menyebutkan, sinkronisasi diperlukan agar perencanaan pembangunan antara gampong dan kabupaten memiliki arah yang sama.

Ia menekankan pentingnya penggunaan data dalam menentukan program pembangunan. Setiap usulan yang masuk dalam RPJMG-P, kata dia, harus memiliki dasar kebutuhan dan memperhatikan potensi yang tersedia di gampong.

“Penyusunan RPJMG-P harus berbasis data serta mempertimbangkan kebutuhan dan potensi masing-masing gampong,” kata Cut Irfan.

Rapat koordinasi tersebut turut diikuti unsur Bapperida, para camat, tenaga ahli, Kabid Pemberdayaan Ekonomi dan Pembinaan Keuangan Gampong DPMPPPP Abdya, Diski Rahamdy, S.E., ketua forum keuchik tingkat kabupaten dan kecamatan, serta koordinator kecamatan.

Selain membahas sinkronisasi program, forum tersebut juga membahas aspek teknis perubahan RPJMG-P, meliputi regulasi, penilaian keadaan gampong, hingga penyusunan format dokumen sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemkab Abdya berharap proses fasilitasi perubahan RPJMG-P dapat memperkuat kualitas perencanaan dari tingkat gampong. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berbasis pada usulan, tetapi memiliki keterkaitan yang jelas antara kebutuhan masyarakat, potensi gampong, dan sasaran pembangunan Kabupaten Abdya. (Id82)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement